Ekbis

Pemkab Gayo Lues Hibahkan Aset Bandara Patiambang Kepada Kementerian Perhubungan 

1991
×

Pemkab Gayo Lues Hibahkan Aset Bandara Patiambang Kepada Kementerian Perhubungan 

Sebarkan artikel ini
Bupati menyerahkan Hibah Aset Bandara Pantiambang kepada Kementerian Perhubungan RI bertempat di Kantor Bandara Pantiambang Blang Tenggulun Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, Selasa (22/2/2022).  FOTO/ KAMAL GAYO

 

 

posaceh.com, Blangkejeren –  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gayo Lues menghibahkan aset Bandara Patiambang berupa tanah seluas 60 ha lebih kepada Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.

 

Acara penyerahan tersebut berlangsung di Bandara Blangkejeren dan langsung diserahkan oleh Bupati Gayo Lues H Muhammad Amru kepada Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara Rembele Kabupaten Bener Meriah Faisal, ST.,MT, Selasa (22/02/22).

 

Kepala Bandara Patiambang Gayo Lues Faisal ST. MT menyebutkan Bandara Patiambang Blangkejeren statusnya masih pelaksana atau unit masih di bawah Bandara Rembele. Dengan penyerahan aset ini akan mendukung Bandara ini menjadi Bandara Mandiri kedepannya sebagaimana yang pernah disampaikan oleh pihak Dirjen Kementerian Perhubungan RI.

 

“Selama ini Bandara Patiambang Blangkejeren tidak memiliki biaya Operasional pemeliharaan aset, namun setelah penyerahan aset Bandara Blangkejeren ini kita akan mengusulkan anggaran Operasional tersendiri pada Kementerian Perhubungan terkait pemeliharaan kedepannya,” sebut Faisal.

 

Faisal menambahkan, penyerahan Aset akan memudahkan pengelolaan aset oleh pihak Bandara. Selain itu mempercepat status bandara menjadi Mandiri tidak tergantung lagi oleh Bandara Rembele. Salah satunya untuk melakukan pemotongan bukit yang ada di depan bandara guna perluasan memerlukan dana sekira Rp 100 miliyar bahkan bisa lebih namun bila status bandara belum diserahkan hal tersebut menjadi kendala.

 

“Dengan penyerahan aset ini akan mempermudah urusan operasional. Selama ini Bandara hanya di darati oleh pesawat sekelas Susi Air. Tidak menutupi kemungkinan Bandara ini kedepan akan berkembang menjadi bandara besar. Salah satunya sebagai tempat khusus pendaratan Helikopter,” kata Faisal lagi.

 

Bupati Gayo Lues H Muhammad Amru berharap aset yang diserahkan bisa difungsikan dengan baik. harapan lain agar pihak Bandara bisa menambah rute dan jam terbang di Bandara Blangkejeren.

 

Dimana maksimalnya Fungsi Bandara terkait erat hubungannya antara pihak Bandara dengan Maskapai penerbangan juga ramainya masyarakat yang menggunakan tarnsportasi udara. “Minimnya masyarakat menggunakan transportasi udara dikarenakan ekonomi yang belum pulih, akibat dampak Pandemi Covid-19,” tuturnya.

 

Namun demikian, bila ekonomi sudah baik dan perjalan dinas sudah dibolehkan kembali maka penerbangan akan bergairah kembali. Amru menerangkan Gayo Lues saat ini sudah menjadi daerah yang berada pada simpang 4 antar kabupaten. Jalan Gayo Lues menghubungkan ke empat penjuru kabupaten tetangga mulai dari Pesisir Timur ke Barat dan dari Tengah keTenggara, ini merupakan satu potensi yang baik bagi Lapter Blangkejeren .

 

“Bila saja bisa didarati pesawat sekelas Wing yang muat 30 orang akan menjadi sentra transportasi di wilayah Tengah Aceh. Diharap ekonomi masyarakat segera membaik hingga penerbangan di Bandara Blangkejeren bisa berjalan Lancar,” tutupnya. (KG)