OlahragaParlementariaPemkab Aceh Besar

Pemkab Aceh Besar Tampil Sengit Melawan DPRK, Syeh Muharram Jadi Pembeda di Menit Akhir

31
×

Pemkab Aceh Besar Tampil Sengit Melawan DPRK, Syeh Muharram Jadi Pembeda di Menit Akhir

Sebarkan artikel ini
Bupati Syeh Muharam Idris menjadi kapten skuad Pemkab Aceh Besar versus skuad DPRK Aceh Besar yang berlangsung di Lapangan Persima, Meunasah Krueng, Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar, Sabtu (22/8/2026) petang. FOTO/ROJA

posaceh.com, Kota Jantho – Pertandingan sepak bola antara skuad Pemerintah Kabupaten Aceh Besar (Pemkab Aceh Besar) dan skuad DPRK Aceh Besar berlangsung sengit dan penuh drama. Laga persahabatan tersebut menjadi ajang mempererat sinergi dan kekompakan antara eksekutif dan legislatif di Kabupaten Aceh Besar hingga berakhir dengan skor 1-2 untuk kemenangan skuad DPRK Aceh Besar.

Pertandingan yang berlangsung di Lapangan Persima, Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar, Sabtu (22/8/2026) petang, tidak hanya menghadirkan persaingan di atas lapangan, tetapi juga mencerminkan semangat kebersamaan dan soliditas kedua lembaga pemerintahan tersebut.

Squad Pemkab Aceh Besar yang di komandoi Bupati Syeh Muharram, berhasil meraih buah manis melalui skema serangan balik yang dibangun secara sistematis, bola mengalir dari lini tengah hingga ke kaki Syeh Muharram. Sang kapten kemudian memberikan assist matang kepada Jon Sanofa yang berhasil menuntaskan peluang menjadi gol. lapangan pun bergemuruh, skor berubah menjadi 1-2 dan Pemkab Aceh Besar memperkecil ketertinggalan di penghujung laga.

Sebelum puncak drama tersebut, disaat masuknya kapten Pemkab Aceh Besar yaitu Bupati Syeh Muharram akhirnya turun ke lapangan pada 20 menit terakhir pertandingan. Kehadirannya seolah menjadi suntikan energi bagi rekan-rekannya. Dengan pengalaman dan kepemimpinannya, permainan Pemkab Aceh Besar berubah lebih agresif, terorganisir, dan penuh percaya diri.

Diawal pertandingan, Sejak peluit kick-off dibunyikan, kedua tim langsung mempertontonkan permainan penuh penentuan. DPRK Aceh Besar tampil agresif dengan tekanan bertubi-tubi yang di mentori Ketua Abdul Muchti, sementara skuad Pemkab Aceh Besar memilih bermain disiplin dengan memperkuat lini pertahanan hingga pada akhir babak satu dapat ditepis oleh pihak DPRK Aceh Besar ke gawang Pemkab Abes.

Memasuki babak kedua, meski skor awal 1-0 tensi pertandingan semakin meningkat. Pemkab Aceh Besar mulai menemukan ritme permainan dan tampil lebih berani membangun serangan. Dari lini tengah, gelandang bertahan Asisten Abdullah bersama jangkar Sekdisdik Fachrurrazi menjadi motor yang mengalirkan bola, sebelum serangan dibangun secara sistematis menuju lini depan.

Pertahanan yang digalang dengan disiplin membuat DPRK Aceh Besar harus bekerja keras mencari celah. Meski demikian, tekanan tersebut akhirnya membuahkan satu gol lagi bagi DPRK Aceh Besar pada babak kedua dengan skor 2-0

Disaat babak dua akhir, gelandang bertahan Asisten sekdakab Abes, Abdullah harus keluar akibat ketahanan tubuh telah menipis sehingga langsung digantikan oleh kapten komando Aceh Besar yaitu Syeh Muharram. Menariknya, di bawah komando duet Kapten Syeh Muharram dan Sekdisdik Aceh Besar Ngoh Fachrurrazi, Pemkab Aceh Besar mampu menjaga keseimbangan permainan meski terus mendapat gempuran dari lawan.

Meski akhirnya DPRK Aceh Besar keluar sebagai pemenang dengan skor 2-1, pertandingan tersebut menyuguhkan pertarungan yang menarik hingga menit terakhir. Pemkab Aceh Besar menunjukkan bahwa semangat, kedisiplinan, dan kepemimpinan mampu mengubah jalannya pertandingan dalam waktu singkat. Syeh Muharram mungkin hanya bermain 20 menit, tetapi kehadirannya cukup untuk meninggalkan jejak besar dalam drama pertandingan tersebut. (Zal)