posaceh.com, Banda Aceh – Festival Anak Shaleh Indonesia (FASI) 2026 tingkat Kota Banda Aceh yang digelar Dinas Syariat Islam (DSI) Kota Banda Aceh yang berkolaborasi dengan BKPRMI Kota Banda Aceh resmi dimulai di Masjid Jamik Lueng Bata. Acara diawali dengan pawai santri dari 53 MTQ se-Kota Banda Aceh. Sebanyak 1.050 peserta berlomba pada 44 cabang perlombaan yang berlangsung selama tiga hari ini, Senin (7/9/2026).
Kegiatan tahun ini mengusung tema “Melalui FASI Kota Banda Aceh kita wujudkan generasi Qurani yang berakhlak mulia, kreatif dan siap berkolaborasi menuju Indonesia emas”. Tema tersebut menjadi arah pembinaan agar anak-anak tidak hanya berprestasi, tetapi juga berkarakter Islami.
Festival ini diselenggarakan oleh Dinas Syariat Islam (DSI) Kota Banda Aceh berkolaborasi dengan DPD BKPRMI Banda Aceh sebagai bentuk sinergi pemerintah dan organisasi keagamaan dalam membina generasi muda.
Ketua DPD BKPRMI Banda Aceh dalam laporannya mengatakan FASI diikuti oleh 53 TPQ dengan jumlah peserta 1.050 anak-anak.
Ia juga berharap ajang ini memberi dampak nyata bagi pembinaan generasi Qurani di Banda Aceh. “Semoga kegiatan ini memberikan manfaat bagi pembinaan generasi Qurani di Kota Banda Aceh,” kata Bukhari.
Menurutnya, FASI bukan sekadar ajang untuk mencari juara dalam berbagai cabang perlombaan, tetapi juga menjadi ruang pembinaan bagi anak-anak untuk menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an dan nilai-nilai Islam sejak usia dini.
Melalui kegiatan ini, para santri juga diharapkan dapat membangun rasa percaya diri serta semangat berkompetisi secara sehat.
“Yang paling utama dari kegiatan ini adalah bagaimana anak-anak kita semakin mencintai Al-Qur’an, memiliki akhlak yang baik, serta mampu menunjukkan potensi dan kreativitasnya,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota Banda Aceh, Hj. Illiza Sa’aduddin Djamal dan Anggota DPRK Banda Aceh, Sofyan Helmi atas dukungan dan perhatian terhadap pembinaan generasi Qurani melalui pelaksanaan FASI 2026.
Sementara Kepala Dinas Syariat Islam (DSI) Kota Banda Aceh Alimsyah SPd MS memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya pawai santri dan pembukaan FASI 2026. Dalam keterangannya, DSI Kota Banda Aceh menilai momentum FASI sebagai sarana edukasi spiritual dan pembentukan karakter anak sejak dini.
“Kemeriahan pawai santri TPQ hari ini bukan sekadar perayaan visual atau seremoni semata, melainkan wujud nyata syiar Islam dan semangat anak-anak kita dalam mencintai Al-Qur’an. FASI menjadi ruang tempat kita menanamkan fondasi akhlakul karimah dan memperkuat peran lembaga pendidikan Al-Qur’an di Banda Aceh. Kami berharap semangat ini terus terjaga, tidak hanya saat berlomba, tetapi menjiwai kehidupan sehari-hari mereka,” ujar Kepala DSI Kota Banda Aceh.
DSI Kota Banda Aceh juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung penguatan kelembagaan TPQ/TPA dan pembinaan ustadz/ustadzah di wilayah Banda Aceh, guna memastikan syiar dan pendidikan keislaman terus berjalan berkelanjutan di Kota Banda Aceh.(**)
