posaceh.com, Lhokseumawe: Sebanyak 100 Anak Kelompok Bermain (KB) dari 25 PAUD se-Kota Lhokseumawe diajak mengenal budaya Aceh melalui Gebyar Mewarnai di Museum Kota Lhokseumawe, Sabtu (29/8/2026).
Kegiatan yang digelar untuk memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tersebut tidak hanya menghadirkan keceriaan, tetapi juga menjadi sarana mengenalkan sejarah dan budaya daerah kepada anak sejak usia dini.
Ketua Himpaudi Kota Lhokseumawe, Cut Putri Pebriyanti, mengatakan Museum Kota Lhokseumawe sengaja dipilih agar anak-anak dapat melihat dan mengenal Rumah Aceh sebagai bagian dari warisan budaya.
“Sekalian kita mengenalkan budaya Rumah Aceh yang ada di Kota Lhokseumawe. Anak-anak biar tahu bahwa ini merupakan peninggalan nenek moyang dari masa perjuangan zaman dahulu,” ujar Cut Putri.
Menurutnya, pengenalan budaya sejak dini penting agar anak-anak tidak hanya mengenal bangunan modern, tetapi juga memahami peninggalan dan identitas budaya daerahnya.
Menariknya, kegiatan mewarnai tidak mengenal konsep menang atau kalah. Seluruh anak diberikan apresiasi karena dinilai sama-sama hebat dan kreatif.
“Di sini tidak ada menang. Semua anak dianggap anak-anak yang hebat dan kreatif. Semuanya kita berikan hadiah berupa trofi dan bingkisan snack,” katanya.
Cut Putri berharap kegiatan tersebut dapat membuat anak-anak semakin kreatif, percaya diri, mampu bersosialisasi, sekaligus mengenal budaya Aceh dengan cara yang menyenangkan.
Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi anak-anak untuk belajar bahwa kemerdekaan juga berarti memiliki kesempatan untuk tumbuh, bermain, berkarya, dan mengenal budaya daerah sejak dini.(Muh/*)











