Daerah

Panen Buah Salak Lokal di Sabang: Pj Wali Kota Soroti Potensi Pertanian

1482
Pj Walikota Sabang Reza Fahlevi yang di dampingi Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Sabang Fakri, melakukan panen buah salak lokal di Gampong Balohan, Sukajaya, Kota Sabang, Selasa (11/6/2024). FOTO / PROKOPIM PEMKO SABANG

posaceh.com, Kota Sabang – Penjabat (Pj) Wali Kota Sabang, Reza Fahlevi bersama kelompok tani Gampong Balohan melakukan panen buah salak lokal di lahan pertanian milik Sarbini (59), Sukajaya, Kota Sabang, Selasa sore (11/6/2024).

Ia menyoroti bahwa lahan pertanian di Kota Sabang sangat subur dan menjanjikan, serta memerlukan dukungan berkelanjutan dari Pemerintah Kota melalui Dinas Pertanian dan Pangan.

“Dukungan dari Pemerintah harus terus ditingkatkan setiap tahunnya,” kata Reza Fahlevi, yang didampingi Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Sabang, Fakri.

Pj Walikota Sabang Reza Fahlevi mencicipi langsung buah salak lokal hasil panen di kebun salak Gampong Balohan, Sukajaya, Kota Sabang, Selasa (11/6/2024).
FOTO / PROKOPIM PEMKO SABANG

Menurut Reza Fahlevi, salak merupakan tanaman unggulan di Sabang yang telah memberi dampak positif bagi ekonomi masyarakat. Salak Sabang telah memperoleh sertifikat tanda daftar varietas tanaman lokal dari Kementerian Pertanian, mengakui kualitasnya. Selain salak, Sabang juga memiliki tanaman unggulan lain seperti cengkeh, coklat, pinang, dan nilam.

“Ke depan, kita harus menjaga kualitas salak Sabang dan memperluas lahan agar produksinya meningkat. Melibatkan lebih banyak petani akan berkontribusi besar bagi perekonomian masyarakat,” ujarnya.

Untuk meningkatkan pemasaran produk, Pj Wali Kota Sabang menyarankan kerjasama dengan Disperindagkop dan UKM Kota Sabang agar salak dapat dikemas lebih menarik, sesuai kebutuhan wisatawan. “Packaging yang masih menggunakan plastik mungkin bisa diubah dengan eumpang. Selain ramah lingkungan, juga lebih menarik bagi tamu,” tambahnya.

Pj Walikota Sabang Reza Fahlevi yang di dampingi kelompok tani setempat mensurvey langsung kualitas buah salak lokal di kebun salak Gampong Balohan, Sukajaya, Kota Sabang, Selasa (11/6/2024).
FOTO / PROKOPIM PEMKO SABANG

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Sabang, Fakri, menyebutkan bahwa saat ini terdapat 35 petani salak yang aktif. Dinas telah mulai memperbanyak benih untuk disalurkan kepada petani lain, guna memperluas lahan dan memenuhi permintaan yang masih belum mencukupi.

Ia juga menekankan pentingnya upaya rutin dalam merawat kebun salak dan pemberantasan hama, seperti menggunakan pagar kawat untuk mencegah hama babi. “Rata-rata produksi dua setengah sampai tiga kilogram per tandan, dengan dua sampai tiga tandan per pohon setiap panen. Perlu proses dan perawatan yang rutin,” jelas Fakri.

Dengan dukungan yang tepat dan peningkatan kualitas serta kuantitas produksi, salak Sabang diharapkan dapat terus memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian lokal. (Aldi/*)

Exit mobile version