Olahraga

Online Chess Event Ihsanuddin Ajang Uji Strategi

1929
×

Online Chess Event Ihsanuddin Ajang Uji Strategi

Sebarkan artikel ini
Pecatur UKM USK, asal Banda Aceh, Klarisa Sabila ketika bertanding pada Kejurnas ke-47/2018 Banda Aceh. Foto : Sudirman Mansyur.

posaceh.com, Banda Aceh – Bagi pecatur putri ambil bagian dalam Online Chess Event Ihsanuddin yang akan dilaksanakan 15 Agustus 2021, menjadi ajang mengasah, menguji kemampuan strategi, tehnik dan taktik.

Meski bakal bertarung dengan para master putra tangguh dari seluruh Aceh, tidak menciutkan nyali para srikandi catur online ini mengadu strategi di papan 64 petak virtual.

Justru para pecatur putri ingin menunjukkan permainan terbaiknya meraih kemenangan dalam pertandingan setiap babak.

“Saya tertarik ikut Online Chess Event Ihsanuddin, karena ingin menguji kemampuan serta melihat sudah sejauh mana mampu melangkah,” ujar seorang pecatur asal Banda Aceh, Klarisa Sabila yang akan membela Tim Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Catur Universitas Syiah Kuala (USK) dalam event tersebut, kepada posaceh.com baru-baru ini.

Klarisa sangat siap bersaing dengan para pecatur senior putra tangguh. “Sebagai seorang atlet bersaing dapat memacu kemampuan diri agar terus berkembang,” ujar pecatur berakun klasabila yang memiliki elo rating 2206 blizt Lichess ini.

Wajar saja, peraih medali perak kejuaraan nasional (Kejurnas) ke-47 di Banda Aceh, Oktober 2018 ini begitu termotivasi dan bernyali berlaga di event Ihsanuddin, karena memiliki jam terbang lumayan tinggi di turnamen catur online.

Begitu juga bagi dua pecatur putri dari Subulussalam Siti Aisyah (berakun Bunda_Naufal) dan Safrina (SR2211122) ikut dalam ajang tersebut untuk mengasah bakat, menambah pengalaman dan ujicoba.

“Bagi saya event ini sebagai bagian dari ujicoba persiapan menghadapi Pra PORA III di Banda Aceh, September mendatang,” ujarnya seraya menyebutkan dirinya siap bertanding.

Ia tetap berharap peluang menang dalam pertandingan setiap babak. “Insya Allah, saya siap. Semoga saja ada peluang bisa menang ,” katanya.

Sedangkan Safrina bertanding pada event ini untuk mengasah kemampuan. “Soalnya, kalau tidak ada event tidak bersemangat,” sebutnya.

Motivasi dan semangat bertanding juga dari pecatur Aceh Singkil, Afifa Adelianda yang masih berusia 14 tahun.

Pecatur yang pernah mengikuti Kejurnas ke-45/2016 Jakarta dan Kejurnas ke-47/2018 Banda Aceh ini untuk menambah pengalaman. “Saya siap bersaing,” katanya.

Hingga 7 Agustus 2021 atau delapan hari pasca dibukannya pendaftaran, sudah 96 peserta mendaftarkan diri di panitia, termasuk di antaranya 23 putri untuk ambil bagian dalam turnamen yang bertajuk ‘Online Chess Event Ihsanuddin 2021’ ini.

Doorprize

Seorang panitia/wasit IT, Dian Maulana WNP, SIP menyebutkan, Online Chess Event Ihsanuddin terbuka se Aceh ini memberikan hadiah peringkat 1 -15 dan doorprize.

Katanya, bagi peserta putri meski tidak berhasil menempati peringkat 1 – 15, juga punya kesempatan mendapatkan doorprize sebagai peraih point tertinggi I, II dan III.

Sebutnya, doorprize juga diberikan kepada dua pemain termuda dan empat peserta yang mendapat peringkat tertentu yang ditetapkan panitia sebelum pertandingan dimulai.

Dijelaskannya, pertandingan dilaksanakan Minggu (15/8/2021) pukul 21.30 WIB, catur kilat 3 + 1 menit sistim Swiss 11 babak di platform Lichess. (Sudirman Mansyur).