Daerah

Nanas Toa, Si Manis dari Pegasing yang Diburu Wisatawan

15
Jejeran buah Nanas Toa yang dijual pedagang di kawasan Kayu Kul, Kecamatan Pegasing, Aceh Tengah.FOTO/RRI

posaceh.com, Takengon – Berkunjung ke Takengon, Kabupaten Aceh Tengah terasa belum lengkap tanpa mencicipi Nanas Toa. Buah yang banyak dijajakan di kawasan Toa, Kecamatan Pegasing, ini menjadi salah satu kuliner lokal yang menarik perhatian wisatawan.

Nanas Toa dikenal memiliki rasa manis dengan aroma khas. Sensasinya semakin menggugah selera ketika potongan nanas disajikan bersama baluran bumbu bercita rasa manis dan pedas, perpaduan sederhana yang menjadi daya tarik tersendiri bagi pembeli.

Harga yang ditawarkan pedagang cukup beragam, mulai dari Rp10 ribu untuk ukuran kecil, Rp20 ribu ukuran sedang, hingga Rp35 ribu untuk ukuran besar per buah.

Tingginya permintaan, termasuk dari pembeli luar daerah, turut memengaruhi harga jual.

Salah seorang pedagang, Inen Iwan mengatakan pasokan Nanas Toa masih terbatas karena sebagian petani membudidayakannya dalam skala kecil.

Kondisi ini membuat ketersediaan buah belum sepenuhnya mampu memenuhi permintaan pasar.

“Harapan saya, pedagang nanas dan petani nanas selalu sukses, buah nanas selalu memiliki kualitas yang baik, supaya orang yang makan tidak kecewa dan nanasnya selalu manis,” ujar Inen Iwan, Kamis 1 Oktober 2026.

Dirinya berharap Nanas Toa semakin dikenal sebagai salah satu produk khas Aceh Tengah.

Selain menjadi pilihan kuliner bagi wisatawan, komoditas ini juga diharapkan membuka peluang pendapatan bagi pedagang dan petani di kawasan Pegasing.

Dengan cita rasa yang khas dan potensi pasar yang masih terbuka, Nanas Toa perlahan menjadi bagian dari pengalaman kuliner yang dicari ketika berkunjung ke Dataran Tinggi Gayo.(Muh/*)

Exit mobile version