posaceh.com, Sabang – MV Star Seas berbendera Komoros kembali berjangkar di perairan Ujong Kareung, Kota Sabang, setelah sebelumnya sempat bergerak menuju Ulee Lheue, Banda Aceh.
Kapal tersebut kembali ke Sabang untuk berlindung dari angin kencang dan gelombang tinggi.
Plt Kepala KSOP Kelas IV Sabang, Capt Heru Kurniawan, menjelaskan MV Star Seas sedang dalam pelayaran dari Nakagusuku, Jepang, menuju Rasyid, Dubai.
Menurutnya, kapal sempat bergerak ke Ulee Lheue untuk memenuhi kebutuhan oli mesin, sebelum kembali berlabuh di Sabang.
“Dikarenakan angin kencang dan gelombang tinggi, mereka singgah transit di Pelabuhan Sabang, untuk berteduh, berlindung dari cuaca buruk tersebut.
Diperkirakan setelah nanti cuaca baik kembali, mereka melanjutkan pelayaran menuju ke Dubai,” ujar Heru, Selasa (11/8/2026).
Kapal MV Star Seas tercatat tiba di perairan Sabang pada lima Agustus 2026 dan sempat berjangkar selama beberapa hari di Ujong Kareung.
Keberadaan kapal berukuran besar tersebut sempat menjadi perhatian masyarakat karena sempat meninggalkan perairan Sabang, namun kembali berjangkar di lokasi yang sama.
Capt Heru Kurniawan mengatakan MV Star Seas memilih berlindung di perairan Sabang sambil menunggu kondisi cuaca membaik.
Ia menyebut keputusan tersebut dilakukan untuk menjaga keselamatan pelayaran sebelum kapal melanjutkan perjalanan menuju Dubai.
“Untuk sementara mereka masih berlindung di Sabang karena kondisi cuaca yang belum memungkinkan untuk melanjutkan pelayaran.
Setelah kondisi cuaca membaik, mereka akan melanjutkan perjalanan menuju Dubai,” tambahnya.
Berdasarkan informasi yang diterima KSOP melalui kontak radio dengan Stasiun Radio Pantai Sabang, MV Star Seas tidak membawa muatan atau dalam kondisi kosong.
Kapal tersebut membawa delapan orang awak, terdiri dari lima warga Iran dan tiga warga Myanmar.
KSOP Sabang mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan masyarakat pesisir, untuk menyampaikan informasi apabila mengetahui adanya kapal yang datang atau berlabuh secara mendadak di perairan Sabang.
Informasi tersebut dinilai penting untuk mendukung pengawasan dan keselamatan pelayaran di wilayah Sabang.(Muh/*)
