Nasional

Menteri Imipas Resmikan 30 Autogate dan PMI Lounge di Bandara Kualanamu

665
Menteri Imipas RI, Agus Andrianto, bersama Gubernur Sumut Bobby Nasution, meresmikan pengoperasian 30 unit autogate di Bandara Internasional Kualanamu, Medan, Sumatera Utara, pada Selasa (24/6/2025). FOTO/ DOK IMIGRASI BANDA ACEH

posaceh.com, Medan – Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Republik Indonesia, Agus Andrianto, secara resmi meresmikan pengoperasian 30 unit autogate di Bandara Internasional Kualanamu, Medan, Sumatera Utara, pada Selasa (24/6/2025).

Peresmian tersebut menandai Bandara Kualanamu sebagai Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) kelima di Indonesia yang telah mengimplementasikan sistem autogate.

Sebelumnya, teknologi autogate telah lebih dulu diterapkan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Banten), Bandara Internasional Ngurah Rai (Bali), Pelabuhan Internasional Harbour Bay (Batam), dan Bandara Internasional Juanda (Surabaya).

Dari 30 unit autogate yang dioperasikan, sebanyak 20 unit ditempatkan di area kedatangan internasional dan 10 unit di area keberangkatan internasional. Seluruh operasional autogate ini dijalankan oleh Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Medan.

Menteri Agus Andrianto menyampaikan bahwa pengoperasian autogate akan memberikan kemudahan dan kecepatan dalam proses pemeriksaan keimigrasian, tanpa mengurangi aspek keamanan.

30 unit autogate siap untuk beroperasi, di Bandara Internasional Kualanamu, Medan, Sumatera Utara, pada Selasa (24/6/2025). FOTO/ DOK IMIGRASI BANDA ACEH

“Autogate akan sangat membantu proses pemeriksaan imigrasi sehingga lebih efektif dan efisien, hanya butuh 10-15 detik per orang. Meskipun prosesnya sangat cepat, pemeriksaan dengan autogate ini tetap aman karena sudah menggunakan teknologi termutakhir yang terintegrasi dengan sistem cekal bahkan Interpol,” ujar Agus.

Ia menyatakan, layanan autogate tersebut tidak hanya dapat digunakan oleh Warga Negara Indonesia (WNI), tetapi juga oleh orang asing yang memiliki paspor elektronik dan eVisa Indonesia.

Dipilihnya Medan sebagai lokasi pengembangan autogate, menurut Agus, didasarkan pada pertimbangan strategis letak geografis dan aktivitas wilayah. Medan dinilai sangat potensial karena berdekatan dengan jalur pelayaran Selat Malaka dan menjadi pusat kegiatan ekonomi, perdagangan, serta pemerintahan di wilayah Sumatera Utara, bahkan Pulau Sumatera.

Rata-rata angka perlintasan internasional di Bandara Kualanamu saat ini mencapai sekitar 6.700 per hari atau sekitar 194.000 per bulan. Sedangkan, jumlah penerbangan internasional selama periode Januari hingga Mei 2025 tercatat sebanyak 6.750 penerbangan, atau sekitar 45 penerbangan per hari. Bandara tersebut melayani rute ke berbagai negara seperti Malaysia, Singapura, Thailand, serta Arab Saudi untuk musim haji.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Imipas juga meresmikan fasilitas PMI Lounge, yaitu ruang tunggu khusus bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang akan berangkat ke luar negeri melalui Bandara Kualanamu. Fasilitas ini disediakan untuk meningkatkan kenyamanan dan pelayanan kepada para pekerja migran.

“Dengan menggabungkan kecepatan, kenyamanan, dan keamanan, sistem ini diharapkan bisa meningkatkan kepuasan penumpang terhadap layanan keimigrasian sekaligus memperkuat pengawasan dalam perlintasan orang,” tutup Agus.(Why/*)

 

 

Exit mobile version