NasionalOlahraga

Media Australia Ragukan Kemampuan Kluivert Gantikan STY, Miliki Catatan Buruk Sebagai Pelatih

953
Pelatih Timnas Indonesia asal Belanda, Patrick Kluivert. FOTO/AFP

posaceh.com, Jakarta – Media Australia The Roar meragukan kemampuan pelatih baru Timnas Indonesia, Patrick Kluivert dibandingkan pendahulunya, Shin Tae-yong. Bukan tanpa alasan, Kluivert disebut memiliki catatan buruk sebagai pelatih, berbanding terbalik saat sebagai pemain yang bermain cemerlang.

“Pengganti Shin Tae-yong adalah Patrick Kluivert, yang karier bermainnya gemilang dibayangi oleh catatan buruknya sebagai pelatih,” tulis The Roar, seperti dikutip CNN, Kamis (16/1/2025).

Menurut The Roar, pemecatan STY mengejutkan banyak orang Indonesia, yang memuja pelatih Korea itu atas kontribusinya terhadap kebangkitan Indonesia.

“Tidak mengherankan, mereka marah besar atas pemecatan itu dan menanggapinya dengan mencemooh Kluivert setelah pemain Belanda itu mendarat di Indonesia,” tulis The Roar.

Sebaliknya, media Australia itu memberikan pujian pada tim Merah Putih dengan menyamakan Timnas Indonesia dengan Tottenham Hotspur. Namun, pujian itu patut dipertanyakan, Tottenham juga diisi pemain asal Korea Selatan, Song Heung-min dan pemain muda berbakat Korsel yang baru direkrut, Yong Min-hyuk.

Pujian itu tentunya ditujukan kepada Shin Tae-yong yang juga asal Korea Selatan. The Roar juga membuat prediksi peluang Australia lolos ke Piala Dunia 2026, seusai Timnas mendapat pelatih baru yang masih perlu dipertanyakan kemampuannya, walau pemain naturalisasi juga dari Negeri Kincir Angin itu.

Dalam artikel tersebut The Roar salah satunya mengulas soal kekuatan luar biasa Timnas Indonesia yang menjadi pesaing Australia di Grup C ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 bersama Jepang, Arab Saudi, Bahrain, dan China.

Bahkan The Roar menyebut jika Indonesia seperti Tottenham Hotspur versi negara. “Jika Tottenham Hotspur memiliki negara, Indonesia adalah jawabannya,” tulis The Roar.

“Sulit untuk memahami apa yang terjadi pada Garuda. Tim ini tampil luar biasa di fase ini, dengan enam poin, apalagi kemenangan heroik atas Arab Saudi di kandang sendiri jelas merupakan puncak performa tim,” tulis The Roar.

Bahkan, telah diperkuat oleh banyaknya pemain kelahiran Belanda yang baru dinaturalisasi, sehingga menempatkan mereka di posisi ketiga klasemen berkat selisih gol yang lebih baik.

The Roar juga menilai performa buruk Timnas Indonesia di Piala AFF tidak bisa menjadi tolok ukur bahwa tim Garuda melemah. “Penampilan buruk Indonesia di Kejuaraan ASEAN tidak banyak menyurutkan optimisme, karena Indonesia membawa skuad yang jauh lebih lemah, meski memasukkan beberapa pemain kunci dari Kualifikasi Piala Dunia,” tulis The Roar.

Hanya saja, The Roar menyoroti Timnas Indonesia tidak akan mudah karena akan melakoni empat pertandingan sisa dengan pelatih baru, yakni Patrick Kluivert yang menggantikan Shin Tae Yong.

“Namun, mereka akan memainkan empat pertandingan tersisa di bawah pelatih baru. Shin Tae Yong, pelatih asal Korea yang terkenal karena mendalangi kemenangan 2-0 Korea Selatan atas Jerman di Piala Dunia 2018, hasil yang diulangnya saat melawan Arab Saudi kali ini, telah pergi,” tulis The Roar.

Timnas Indonesia kini berada di peringkat ketiga klasemen Grup C dengan mengemas enam poin dari enam pertandingan yang dilakoni. Sedangkan Australia menempati posisi kedua klasemen dengan mengemas tujuh poin dari enam laga yang dijalani.(Muh/*)

Exit mobile version