Daerah

Maulid Nabi di Tapaktuan, Bupati Aceh Selatan Ajak Teladani Sifat Rasulullah

27
×

Maulid Nabi di Tapaktuan, Bupati Aceh Selatan Ajak Teladani Sifat Rasulullah

Sebarkan artikel ini
Bupati Aceh Selatan H. Mirwan MS sampaikan sambutan pada Peringatan maulid nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Tapaktuan, Selasa (15/9/2026) malam. FOTO/ DISKOMINFO ACEH SELATAN

posaceh.com, Tapaktuan – Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Alun-alun Kota Tapaktuan, Selasa (15/9/2026) malam.

Peringatan Maulid yang menghadirkan penceramah Tgk Ismail tersebut diikuti ratusan masyarakat Aceh Selatan.

Kegiatan ini turut dihadiri Bupati Aceh Selatan H. Mirwan MS, SE., M.Sos., Wakil Bupati H. Baital Mukadis, SE., Sekretaris Daerah Diva Samudra Putra, jajaran Forkopimda, para asisten, kepala SKPK, tokoh masyarakat serta sejumlah undangan lainnya.

Tahun ini, peringatan Maulid Nabi di Tapaktuan mengangkat tema “Dengan Keteladanan Rasulullah SAW, Kita Wujudkan Aceh Selatan yang Maju, Produktif, Madani, dan Berakhlakul Karimah.”

Tgk Ismail sampaikan tausyiah pada Peringatan maulid nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Tapaktuan, Selasa (15/9/2026) malam. FOTO/ DISKOMINFO ACEH SELATAN

Bupati Aceh Selatan H. Mirwan MS mengatakan peringatan Maulid Nabi tidak seharusnya berhenti pada kegiatan seremonial. Menurut dia, momentum tersebut perlu dimanfaatkan untuk mengingat kembali keteladanan Rasulullah SAW dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
“Beliau adalah teladan paripurna, baik dalam kehidupan pribadi, bermasyarakat, bernegara maupun dalam menjalankan roda pemerintahan,” ujar Mirwan.

Mirwan juga menyampaikan apresiasi kepada Tgk Ismail yang telah hadir dan memberikan tausiah kepada masyarakat Aceh Selatan.
“Atas nama pribadi, Pemerintah Daerah dan seluruh masyarakat Aceh Selatan, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Tgk Ismail. Di tengah kesibukan dakwah beliau yang begitu padat, beliau masih menyempatkan diri untuk hadir di tengah-tengah kita,” katanya.

Ia berharap tausiah yang disampaikan dapat menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW, termasuk dalam kehidupan bermasyarakat dan menjalankan tugas pemerintahan.

Menurut Mirwan, nilai-nilai keteladanan Rasulullah juga dapat menjadi landasan dalam membangun kehidupan masyarakat sekaligus menjalankan tanggung jawab pelayanan publik.

“Tema ini bukan sekadar rangkaian kata yang indah, melainkan sebuah manifestasi komitmen moral dan arah pembangunan jangka panjang yang ingin kita capai bersama di Bumi Pala tercinta ini,” ujarnya.

Bupati Aceh Selatan dan unsur Forkopimda saat menghadiri Peringatan maulid nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Tapaktuan, Selasa (15/9/2026) malam. FOTO/ DISKOMINFO ACEH SELATAN

*Bupati Mirwan Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan*

Dalam kesempatan tersebut, Mirwan mengajak seluruh elemen masyarakat Aceh Selatan menjaga persatuan dan memperkuat semangat gotong royong. Ia menilai tantangan pembangunan ke depan membutuhkan keterlibatan dan kebersamaan seluruh masyarakat.

“Dengan bersatu padu, saling bahu-membahu, serta menjadikan sifat shiddiq, amanah, tabligh dan fathanah Rasulullah SAW sebagai landasan etika kerja dan pengabdian, insya Allah cita-cita luhur kita untuk mewujudkan Aceh Selatan yang gemilang dapat tercapai dengan ridha Allah SWT,” katanya.

Mirwan juga mengajak masyarakat menjadikan peringatan Maulid sebagai momentum untuk melakukan introspeksi, memperbaiki diri, meningkatkan kinerja serta memperkuat kepedulian terhadap lingkungan sosial.

“Mari kita jadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini sebagai titik balik untuk memperbaiki diri, meningkatkan kinerja, dan memperkuat kepedulian sosial di lingkungan kita masing-masing,” tutur Mirwan.

Tgk Ismail Ingatkan Pentingnya Meneladani Rasulullah

Sementara itu, dalam tausiah yang disampaikan pada peringatan tersebut, Tgk Ismail mengajak masyarakat mengenang perjuangan sekaligus meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW.

Ia menyampaikan sejumlah keteladanan Rasulullah, antara lain kejujuran, amanah, kesabaran, kasih sayang dan kepedulian terhadap sesama.

Menurut Tgk Ismail, nilai-nilai tersebut tetap relevan dalam kehidupan masyarakat, termasuk dalam menjalankan tanggung jawab sebagai pemimpin maupun anggota masyarakat.

Ia menekankan bahwa kecintaan kepada Rasulullah SAW tidak cukup hanya diwujudkan melalui peringatan Maulid. Kecintaan tersebut, kata dia, perlu tercermin dalam perilaku sehari-hari.

“Rasulullah SAW adalah teladan bagi seluruh umat manusia. Karena itu, mari kita jadikan akhlak beliau sebagai pedoman dalam kehidupan, menjaga kejujuran, amanah dalam menjalankan tanggung jawab, serta memperkuat kepedulian dan persaudaraan,” pesan Tgk Ismail.

Ia berharap peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah dapat menjadi momentum untuk meningkatkan keimanan, mempererat persaudaraan serta mendorong masyarakat membangun kehidupan yang harmonis dan penuh keberkahan.(Ade)