Daerah

Masyarakat Batee Demo Tolak Rohingya

1781
×

Masyarakat Batee Demo Tolak Rohingya

Sebarkan artikel ini
Sejumlah warga Kecamatan batee, Kabupaten Pidie, mengelar unjukrasa (demo) ditempat penampungan sementara etnit rohingya di wilayah mereka. Selasa, (19/12/2023). FOTO/DOK WARGA.

posaceh.com, sigli – Sejumlah warga Kecamatan Batee, Kabupaten Pidie, mengelar unjukrasa (demo) ditempat penampungan sementara etnis rohingya di wilayah mereka. Aksi demo tersebut dilakukan oleh puluhan warga mendatangi langsung tempat penampungan darurat Rohingya di Gampong Kulee, Kulam dan Pasi Beurandeh kecamatan Batee, Selasa, (19/12/2023).

Panglima Laut kabupaten Pidie, Hasan Basri, meminta kepada Gebuenur Aceh Polda Aceh Pangdam Iskandar Muda menyediakan kapal perang untuk mengantarkan kembali para pengungsi rohingya ke Negeri mereka.

“Masyarakat menuntut kepada United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) atau Komisariat Tinggi Urusan Pengungsi PBB dan Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM) untuk segera memindahkan dari wilayah tersebut,” kata Panglima Laut dalam aksi demo.

Kemudian panglim laut kabupaten Pidie semua warga minta kepada UNHCR dan IOM untuk segera memindahkan warga Rohingya dari kabupaten Pidie dan jangan memanfaatkan kebaikan orang Aceh untuk kepentingan politik UNHCR.

“Kami masyarakat setempat menolak Rohingya yang sudah terlalu banyak, jangan kemudian kami bangsa Aceh dibunuh oleh bangsa Rohingya,” katanya.

Sementara warga Kecamatan Batee dalam aksi demo menyebut, kedatangan pengungsi Rohingya ke Aceh untuk mencari pekerjaan, kemudian pihaknya minta kepada UNHCR dan IOM harus bertanggung jawab untuk segera memindahkan orang Rohingya dari wilayah mereka jangan memanfaatkan kebaikan orang Aceh untuk kepentingan politik UNHCR

Sedangkan kedatangan pengungsi Rohingya di Aceh adalah kepentingan busuk UNHCR berkedok kemanusiaan, masyarakat Aceh jangan dimanfaatkan.

“Aceh sudah miskin, jangan terima pengungsi Rohingya, jangan jual bangsamu demi materi, jangan jadikan bangsa Rohingya sebagai ladang bisnis TPPO,” ungkap Hasan Basri.

Dalam aksi demo tolak Rohingya mendatangi dan berorasi menolak Rohingya di penampungan sementara pengungsi Rohingya di kecamatan Batee dan membubarkan diri dengan tertib tanpa aksi anarkis. (Harmadi)