Daerah

BSI dan OJK Gelar GENCARKAN di Aceh Besar

19
×

BSI dan OJK Gelar GENCARKAN di Aceh Besar

Sebarkan artikel ini
Perwakilan BSI Aceh Besar, Reza Badreddin, menyampaikan sambutannya pada pelaksanaan Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN), di Aula BPMP Aceh, Gampong Niron, Kecamatan Sukamakmur, Aceh Besar, Kamis (23/7/2026). FOTO/ WAHYU DESMI

*Perkuat Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah

posaceh.com, Kota Jantho – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) Aceh Besar bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Aceh, Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) Aceh, Danantara Indonesia, dan Pemerintah Kabupaten Aceh Besar menggelar kegiatan Literasi dan Inklusi Keuangan melalui Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) di Aula Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Aceh, Gampong Niron, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Aceh Besar, Kamis (23/7/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya bersama meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap pengelolaan keuangan yang sehat sekaligus memperluas akses terhadap layanan keuangan syariah. Ratusan peserta mengikuti sosialisasi yang menghadirkan materi mengenai perencanaan keuangan, produk perbankan syariah, serta digitalisasi layanan BSI.

Dalam kegiatan itu, Pawning Sales Officer BSI KCP Jambo Tape, Munawar, memaparkan pentingnya merencanakan keuangan sejak dini agar masyarakat dapat mencapai kebebasan finansial di masa depan. Sementara itu, Transaction Banking Retail Supervisor BSI Area Banda Aceh, Ahmad Muharria Rajhasla Putra, memperkenalkan berbagai produk dana dan layanan digital BSI yang semakin memudahkan transaksi masyarakat.

Para peserta tampak antusias mengikuti pelaksanaan Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN), di Aula BPMP Aceh, Gampong Niron, Kecamatan Sukamakmur, Aceh Besar, Kamis (23/7/2026). FOTO/ WAHYU DESMI

Perwakilan BSI Aceh Besar, Reza Badreddin, mengatakan kehadiran BSI dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen perusahaan untuk terus mendukung pembangunan ekonomi masyarakat melalui penguatan literasi keuangan syariah.

“BSI hadir sebagai bank syariah yang berkomitmen mendampingi berbagai kegiatan di Aceh Besar. Kami ingin menjadi mitra masyarakat dalam menghadirkan layanan keuangan yang modern, mudah diakses, sekaligus tetap berlandaskan prinsip-prinsip syariah,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Aceh menjadi daerah yang membuktikan bahwa sistem perbankan syariah mampu memberikan layanan dan produk yang kompetitif dibandingkan perbankan konvensional. Menurutnya, perbedaan utama hanya terletak pada sistem operasional yang mengedepankan prinsip keadilan, transparansi, dan keberkahan dalam setiap transaksi.

Reza juga memaparkan perkembangan kinerja BSI Aceh Besar hingga Juli 2026. Saat ini aset BSI Aceh Besar mencapai sekitar Rp843,9 miliar, total penyaluran pembiayaan sebesar Rp1,11 triliun, serta realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) mencapai Rp227,4 miliar.

Menurutnya, BSI terus memperkuat perannya sebagai sahabat finansial, sahabat spiritual, dan sahabat sosial bagi masyarakat. Melalui layanan digital BYOND, produk pembiayaan, fasilitas ibadah, hingga program zakat, infak, sedekah, wakaf (ZISWAF), BSI berupaya menghadirkan layanan yang tidak hanya memenuhi kebutuhan finansial, tetapi juga mendukung gaya hidup islami.

Pawning Sales Officer BSI KCP Jambo Tape, Munawar, memaparkan pentingnya merencanakan keuangan sejak dini, pada pelaksanaan Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN), di Aula BPMP Aceh, Gampong Niron, Kecamatan Sukamakmur, Aceh Besar, Kamis (23/7/2026). FOTO/ WAHYU DESMI

“Kami berharap kolaborasi BSI dan OJK melalui Gerakan Nasional Cerdas Keuangan ini semakin memperkuat literasi dan inklusi keuangan masyarakat serta menghadirkan solusi keuangan syariah yang berkualitas, memberi manfaat, dan memberikan ketenangan karena dijalankan sesuai prinsip syariah,” kata Reza.

Sementara itu, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Aceh Besar, Arifin SHI MSi, mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ia menilai edukasi keuangan syariah sangat penting untuk meningkatkan pemahaman masyarakat dalam mengelola keuangan sesuai dengan nilai-nilai Islam yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Aceh.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada BSI atas terselenggaranya kegiatan ini. Mudah-mudahan seluruh peserta dapat mengikuti materi dengan baik sehingga dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam bertransaksi sesuai dengan prinsip syariah,” ungkap Arifin.

Kegiatan tersebut diikuti seratusan peserta yang berasal dari berbagai kalangan masyarakat di Kabupaten Aceh Besar, mulai dari aparatur gampong, pelaku UMKM, akademisi, hingga masyarakat umum yang antusias mengikuti materi literasi dan inklusi keuangan syariah.(Why)