News

Lampu PLN Padam Masyarakat Geram dan Kecewa, Ini Kata Menejer PLN Ranting BKJ

3073
Petugas PLN sedang melakukan perbaikan jaringan listrik di Simpang Badak Kecamatan Dabun Gelang Kamis (3/2/2022) malam. FOTO/ KAMAL GAYO

posaceh.com, Blangkejeren – Masyarakat Kecamatan Blangkejeren mengaku geram dan kecewa kepada pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN) Ranting Blangkejeren (BKJ). Masyarakat sangat kecewa lantaran listrik sering padam disaat magrib dan habis magrib.

“Kami kecewa, lampu mati selalu tak beraturan, terkadang saat makan malam bersama keluarga bahkan hampir setengah jam bahkan lebih tanpa pemberitahuan,” kata salah seorang warga Blangkejeren Maisuri (45) di Kota Blangkejeren, Rabu (2/2/2022) malam.

Menurut Maisuri, pihak PLN mestinya selalu memahami dan peduli dengan keluhan warga. Pemberitahuan mati listrik. “Sebaiknya diumumkan secara terbuka hingga sampai ke tengah masyarakat,” kata Maisuri kesal.

Pelayanan buruk pihak PLN sejak lima bulan terakhir, lanjutnya, sangat besar dampaknya kepada pelanggan, bukan saja banyak kerugian materi namun rasa kepercayaan terhadap penyedia layanan listrik ini justru semakin berkurang.

“Saya khawatir jika listrik PLN sering mati terus kemungkinan banyak elektronik pelanggan yang rusak seperti Kulkas, despenser, TV dan lain – lain,” ujarnya.

Menurut Maisuri, pemadaman listrik yang dilakukan PLN Ranting Blangkejeren tak ada akhirnya kondisi ini membuat berbagai komentar bermunculan terhadap perusahaa PLN tersebut.

IMG_2384

Menanggapi keluhan pelanggan tersebut, Menejer Perusahaan Listrik Negara (PLN) Ranting Blangkejeren Ali Akbar kepada Wartawan melalui pesan Whats-App Kamis (3/2/2022) malam menjelaskan, penyebab listrik sering mati akibat Fuse Cut Out atau sering disingkat FCO yang merupakan alat listrik yang berperan penting dalam sistem jaringan listrik itu terbakar didepan Kejaksaan Negeri Blangkejeren, Kalong mengenai Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM) di Simpang Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dan layangan juga mengenai SUTM di jalan Badak Kecamatan Sabun Gelang.

“Saya atas nama Pimpinan Perusahaan Listrik Negara Ranting Blangkejeren mohon maaf atas ketidaknyamanan pelanggan PLN Unit Layanan Pengadaan (ULP) Blangkejeren, dan PLN Ranting Blangkejeren tetap komitmen untuk meningkatkan kehandalan listrik Khususnya di Kabupaten Gayo Lues,” pungkas Ali Akbar.(KG)

 

 

Exit mobile version