posaceh.com, Banda Aceh – Duel Eropa jilid dua, perempat final di Piala Dunia 2026 tersaji di Stadion Los Angeles, Inglewood, Sabtu (11/7/2026), pukul 02.00 WIB Spanyol versus Belgia.
“Spanyol harus ekstra hati-hati lawan Belgia,” ujar Amal Hasan seorang tokoh masyarakat Aceh Jaya ini yang mengirimkan komentarnya kepada posaceh.com, Jumat (10/7).
Amal Hasan menyebutkan, di atas kertas La Roja difavoritkan, tapi jika lengah sedikit saja, terapi kejut dari atomium Brussel bisa membuat Spanyol pulang dengan tangan hampa.
Katanya, Belgia walau disebut kuda hitam di Piala Dunia 2026, mereka punya sejarah panjang dengan semangat yang dikenal dunia. Seperti energi nuklir di pusat Atomium Brussels, daya ledak Belgia bisa muncul kapan saja.
Buktinya, sebut Ketua Perhumas Aceh ini, pasukan Rudi Garzia ini tertinggal 0-2 dari Senegal di lima menit akhir, mereka comeback jadi 3-2. Lalu melumat tuan rumah USA 4-1 di 16 besar.
Pemain Setan Merah -julukan tim Belgia – juga bertebaran diberbagai level kompetisi liga sepakbola Eropa.
Spanyol datang sebagai juara Nations League 2023 dan juara Eropa 2024, juara Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan dan tim dengan pertahanan terbaik.
Ketua IKA USK ini mengatakan, Belgia datang sebagai tim paling agresif dan produktif. Pernah bertengger di peringkat 1 FIFA dunia dari November 2015 sampai Maret 2022. Peringkat 3 Piala Dunia 2018, Runner-up Euro 1980.
“Jika pasukan Luis de la Fuente bermain seperti lawan Portugal dan menganggap remeh Belgia, maka Atomium Brussels bisa kembali meledak,” kata mantan bankir dan ekonomi Aceh ini.
Tapi, sebutnya, jika La Roja atau Si Merah – julukan Spanyol – menjaga ritme, disiplin, dan efektivitas seperti lima laga sebelumnya, tiket semifinal di depan mata. (Sdm).











