Posaceh.com-Banda Aceh– Kurangnya stok masker di toko-toko penjualan, pedagang masker mulai bermunculan di pinggiran jalan kota Banda Aceh, terkait merebaknya virus corona yang sudah memakan korban jiwa.
Pedagang masker, Auzi yang berjualan di Jalan T. Hasan Dek saat diwawancarai media ini, Senin (30/3) mengatakan, masker yang saya jual terbuat dari kain dan ini hasil home industri yang dikerjakan oleh para penjahit.
Auzi menjelaskan, masker ini yang buat orang lain, saya hanya mengambil upah dari hasil jualan tersebut.
“Harga masker mulai dai Rp10 ribu sampai Rp12 ribu per masker, tergantung bahan kainnya,”ucap Auzi.
Pemuda asal Lhokseumawe ini awalnya bekerja di salah satu rumah makan ayam geprek yang ada di Banda Aceh, karena situasinya seperti ini, tempatnya bekerja tutup. sebelum pulang ke Lhokseumawe ada yang tawarin jualan masker, dan saya langsung terima tawaran tersebut.
“Sudah seminggu saya jualan masker, pembelinya hampir rata-rata orang kantoran yang pulang kerja. Hasilnya lumayan lah daripada tidak kerja,”papar Auzi.
Lebih lanjut Auzi juga mengatakan, jual masker ini cari untung dikit-dikitlah, sekaligus membantu para masyarakat yang tidak kebagian masker, saat di toko-toko masker kosong barangnya.
“Semoga masker yang saya jual ini bisa membantu masyarakat untuk mengantisipasi penyebaran virus corona dan juga mendukung progam pemerintah dalam mewujudkan pencegahan virus yang berbahaya ini,”harapnya. (aa)











