Nasional

Korban Keracunan MBG Bandung Barat Terus Bertambah, Capai 842 Pelajar

508
×

Korban Keracunan MBG Bandung Barat Terus Bertambah, Capai 842 Pelajar

Sebarkan artikel ini
Seratusan korban keracunan makan bergizi gratis (MBG) di Kecamatan Cipongkor dan Cihampelas, Bandung Barat mendapat perawatan di rumah sakit. FOTO/CNN

posaceh.com Bandung – Dinas Kesehatan Jawa Barat mencatat korban keracunan makan bergizi gratis (MBG) di Kecamatan Cipongkor dan Cihampelas, Bandung Barat, dalam dua hari terakhir mencapai 842 pelajar dari sejumlah sekolah.

Rinciannya terdapat 393 siswa di Cipongkor pada Senin hingga Selasa. Kemudian sejumlah 449 siswa di Cipongkor dan Cihampelas pada hari ini. “Itu data terakhir pada pukul 16.24 WIB,” kata Plt Kepala Dinkes Bandung Barat, Lia N Sukandar, di Posko Kantor Kecamatan Cipongkor, Bandung Barat, Rabu (24/9/2025) malam.

Lia tidak menampik kejadian keracunan kedua ini memang lebih banyak dari dua hari sebelumnya. Namun, ia memastikan penanganan untuk hari ini lebih baik dari sebelumnya. “Alhamdulillah kita banyak dapat bantuan (tenaga medis serta fasilitasnya),” ujarnya.

Lia mengungkap untuk penanganan hari ini petugas medis sempat mengalami kewalahan oksigen. Sejumlah siswa pun harus dirujuk ke rumah sakit. Menurutnya, banyak yang mengalami kejang, dehidrasi berat, dan penurunan kesadaran. Mereka yang mengalami hal tersebut mendapat penanganan medis di rujukan.

“Paling banyak di rujuk ke RSUD Cililin. Tadi kita sempat menutup akses ke RSUD di jam 15.00 WIB karena penuh. Kami alihkan ke beberapa rumah sakit,” katanya. Pada kejadian kedua kasus keracunan massal MBG ini, Lia mengklaim sudah mengambil sample baik pada muntahan dan juga sisa-sisa makanan yang disantap para pelajar.

Saat ini pengecekan sedang dilakukan untuk mengetahui penyebab keracunan massal ini. Pantauan CNNIndonesia.com sekitar pukul 20.03 WIB, masih banyak para pelajar yang berdatangan ke Posko Kantor Kecamatan Cipongkor, dengan kondisi lemas.

Beberapa pelajar yang kondisinya tidak membaik lalu di rujuk dengan menggunakan ambulans yang telah bersiaga di halaman posko.(Muh/*)