
posaceh.com Kota Jantho – KONI Aceh Besar memonitor persiapan dan kesiapan atlet setiap cabang olahraga menghadapi Prakualifikasi Pekan Olahraga Aceh (Pra PORA) III yang mulai digelar akhir Mai.
“Kita sudah membentuk
tim monitoring yang akan turun memantau persiapan dan kesiapan atlet setiap cabang olahraga dalam menjalani latihan usai lebaran Idul Fitri,” ujar Ketua Umum KONI Aceh Besar, Muhibuddin Ibrahim kepada wartawan usai rapat evaluasi sekaligus silaturrahmi dengan para pengurus cabang olahraga di aula Dekranasda Aceh Besar, Gampong Gani, Darul Imarah, baru-baru ini.
Muhibuddin yang akrab disapa Ucok Sibreh ini menyebutkan, dalam rapat itu pihaknya yang hanya mengundang ketua umum dan sekretaris umum pengurus cabang olahraga untuk evaluasi terhadap kegiatan latihan atlet yang dilaksanakan selama ini dan selama di bulan puasa Ramadhan, sebagai kesiapan untuk pemantapan latihan selanjutnya setelah lebaran Idul Fitri.
“Setiap pengurus cabang olahraga kita menanyakan kesiapan dan metode latihan yang diterapkan dalam persiapan menghadapi Pra PORA,” sebut Muhibuddin yang juga anggota DPRK Aceh Besar ini.
Evaluasi ini, katanya, mengingat pada 23 Mai ini sudah ada cabang olahraga menggelar Pra PORA yakni catur. Selanjutnya Juli hingga September, cabor yang tidak ikut PON Papua. Cabor yang ikut PON menggelar Pra PORA setelah PON Papua.
Ketua Komisi V ( juga membidangi olahraga) DPRK Aceh Besar ini menyebutkan, cabang olahraga akan dibagi tiga kategori. Nanti kita monitoring dan evaluasi, cabor kategori yang layak, sehingga akan mendapat isentif yang lebih.
Kecuali itu, katanya, setiap cabang olahraga akan ditentukan jumlah qouta atlet yang disiapkan ke Pra PORA. “Bagi cabang olahraga yang nanti ingin mengikutsertakan atletnya melebihi qouta, pembiayaannya ditanggulangi masing-masing cabang olahraga atau nanti bisa shering dengan KONI Aceh Besar,” ujar politisi Partai Golkar ini.
“Kita tentu akan mengikuti Pra PORA semua cabang olahraga, dan kita berharap semuanya bisa lolos ke PORA XIV/2022 di Pidie, sehingga kita bisa menargetkan mempertahankan juara umum yang diraih saat sebagai tuan rumah PORA XIII/2018,” katanya.
Seperti diketahui ada 36 cabang olahraga yang akan dipertandingkan di PORA Pidie. Jumlah cabang olahraga itu ditetapkan pada rapat anggota tahunan (RAT) KONI Aceh, Desember 2020.
Disinggung persiapan atlet selama ini dan latihan selama di bulan puasa Ramadhan, Ucok mengatakan, KONI Aceh Besar telah meminta para pengurus cabang olahraga tetap melakukan kegiatan latihan dengan porsi ringan di bulan puasa. Kegiatan latihan untuk menjaga stamina dan skil.
“Juga ada cabang olahraga telah melakukan try-out (ujicoba). Seperti tinju yang telah melakukan ujicoba di Medan,” katanya. (Sudirman Mansyur).











