Hukrim

KKB Sebar Foto Hoaks Rampas Amunisi Prajurit, Bikin Perwira Tinggi TNI Marah Besar

1537
hoaks KKB rampas amunisi TNI. ©2023

Posceh.com – Beredar foto dan informasi yang menyebut Kelompok Separatis Teroris (KST) atau dikenal Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), telah merampas amunisi milik TNI .

Amunisi itu diklaim setelah KKB menyerang Prajurit TNI AD Satgas Yonif R 321/GT di Mugi-Mam, Kabupaten Nduga, beberapa waktu lalu. Pada foto yang diterima, tidak hanya amunisi yang dirampas KST melainkan adanya telepon seluler.

Hal ini bikin geram TNI. Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Laksamana Muda Julius Widjojono menegaskan, foto yang beredar tersebut adalah hoaks atau tidak benar.

“Bahwa kita ketahui bersama, gerombolan KST kerap menyampaikan dan menyebarkan berbagai narasi yang berisikan pemberitaan bohong atau hoaks dan kali ini kembali menyebarkan foto-foto senjata, amunisi serta seseorang yang menjadi korban KST yang diklaim hasil penyerangan terhadap Prajurit TNI,” kata Julius dalam keterangannya , Rabu (3/5).

Selain itu, jenderal bintang dua ini juga menegaskan, untuk anggota yang gugur pada kejadian tersebut hanya berjumlah lima orang.

“Dari yang disebar kali ini saja, KST mengklaim jumlah Prajurit TNI dari Kopassus yang meninggal 16 orang. Namun, sesuai data kami yang meninggal 5 orang dari Satgas Yonif R 321/DY. Dari sisi ini saja sudah hoaks,” tegasnya.

“Untuk itu, agar tidak terjadi kesimpang siuran, maka kita perlu mencari tahu terlebih dahulu agar bisa dipastikan itu benar atau tidak,” sambungnya.

Dengan kondisi tersebut, Julius memastikan penegakan hukum yang dilakukan oleh Tim Gabungan TNI-Polri terus dilakukan.

Sehingga, pemberitaan yang dilakukan oleh KST itu disebutnya dapat memperoleh kepastian dan semua klaim dari kelompok KST Egianus Kogoya perlu dipertanggung jawabkan.

“Kami berharap kepada semua pihak, untuk tidak selalu mempercayai pemberitaan yang disampaikan oleh gerombolan KST dan simpatisannya, karena pola-pola memang teroris seperti itu,” pungkasnya.(Merdeka.com)

Exit mobile version