Olahraga

Kiper Pra PORA Aceh Besar Terus Diasah Ketajaman Menangkap Bola

715
×

Kiper Pra PORA Aceh Besar Terus Diasah Ketajaman Menangkap Bola

Sebarkan artikel ini
Pelatih Rahmanuddin bersiap menendang bola untuk ditangkap oleh kiper yang sudah melompat dalam latihan di Lapangan PS Lubuk, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Jumat (23/5/2025) sore. FOTO/MUHAMMAD NUR

posaceh.com, Banda Aceh – Kiper Pra PORA Aceh Besar terus diasah ketajaman dalam menangkap bola dari berbagai sisi dalam latihan tiga hari berturut-turut dari Rabu (19/5/2025) sampai Jumat (20/5/2025) di Lapangan PS Lubuk, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar.

Pelatih kiper kawakan lulusan Paraguay, Rahmanuddin terus berupaya mengasah ketajaman anak asuhnya dalam mengamankan dan menangkap bola. Dia tidak bosan-bosannya memberi contoh atau instruksi kepada kipernya dalam menangkap bola.

Pada latihan Jumat (23/5/2025) sore, Rahmanuddin memfokuskan pada timing atau ketepatan kiper untuk menangkap atau menepis bola sambil bergerak. Pelatihan diawali dengan pemanasan, menangkap bola lambung dari jarak dekat.

Pelatih Rahmanuddin memberi arahan kepada kiper dalam latihan di Lapangan PS Lubuk, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Jumat (23/5/2025) sore. FOTO/MUHAMMAD NUR

Latihan berikutnya, menggunakan tali untuk mengatur pergerakan kiper sebelum menangkap bola yang ditendang pelatih. Keempat kiper silih berganti melatih diri sesuai instruksi pelatih, termasuk sang asisten Zikri.

Bola yang ditangkap bisa dari hasil tendangan mendatar atau menangkap bola lambung sambil melompat. Kiper harus jatuh bangun saat mempraktekkan latihan ini berulang kali.

Rahmanuddin juga sama seperti Nakata yang menginginkan kiper yang dilatihnya akan mampu beradaptasi dengan pola yang diterapkannya, sehingga akan menjadi kiper yang handal saat mengawal gawang dari gempuran lawan.

Berbagai skema latihan yang telah diterapkannya selama dua pekan lebih ini, khususnya dalam tiga hari terakhir ini, mulai menunjukkan perkembangan yang signifikan.

Rahmanuddin mengakui performa kiper yang dilatihnya akan terus ditingkatkan melalui pelatihan yang berbeda, walaupun sudah ada kemajuan. Saat ini, pelatih kiper yang telah berkiprah di sejumlah klub Liga 1 Indonesia itu memfokuskan pada kecepatan dan timing.

Pelatih Rahmanuddin menendang bola ke arah gawang dalam latihan di Lapangan PS Lubuk, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Jumat (23/5/2025) sore. FOTO/MUHAMMAD NUR

Dua hal ini menjadi bagian penting pelatihan, selain gerakan tubuh, seperti kuda-kuda saat akan menahan atau menangkap bola, dimana kelincahan seorang kiper sangat dibutuhkan dalam menahan tendangan bola secara langsung.

Pada latihan ini, juga dipraktekkan tendangan bola dari luar kotak penalti dan gerakan kiper yang harus cekatan menahan tendangan bola dari sang pelatih. Pada sesi ini, kiper harus jatuh bangun menahan tendangan bola.

Pada sesi terakhir, ada halangan untuk tendangan bebas dengan kiper bersiap di depan gawang. Ini merupakan skema tendangan bebas yang harus dipahami kiper, melihat laju arah bola secara cepat dan tepat.

Pada show game, kiper juga ikut berlatih untuk menahan gawangnya dari kebobolan. Pelatih juga hadir untuk memberi arahan kepada kiper, bagaimana bertindak saat menangkap bola, seperti memberi operan ke pemain terdekat.

Itulah latihan yang memang melelahkan bagi yang melihat, tetapi tidak bagi kiper dan pemain, semuanya berlatih dengan senang dan gembira, karena mereka mewakili rakyat Aceh Besar dalam ajang bergengsi sepak bola PORA Aceh Jaya 2026, seperti ditargetkan KONI Aceh Besar.(Muh)