Internasional

Kiamat Sugra dalam Catatan Sejarah Turki 500 Tahun Lalu, Ketika Gempa Meluluhlantakkan Istanbul

2091
×

Kiamat Sugra dalam Catatan Sejarah Turki 500 Tahun Lalu, Ketika Gempa Meluluhlantakkan Istanbul

Sebarkan artikel ini
Gempa bumi berkekuatan 7.2 skala Richter itu mengguncang Istanbul pada 10 September 1509 dan menewaskan 10.000 jiwa (Wikipedia)

posaceh.com – Gempa dahsyat mengguncang Turki dan Suriah, Senin (6/2/2023). Jumlah korban akibat lindu berkekuatan Magnitudo 7,8 itu telah melampaui 34 ribu orang.

Sementara, ribuan lainnya masih dilaporkan hilang sementara upaya penyelamatan terus berlanjut. Puluhan ribu warga di dua negara tersebut juga kehilangan tempat tinggal.

Bantuan terus mengalir dari seluruh penjuru dunia. Pemerintah Indonesia turut mengirimkan bantuan bagi korban gempa Turki dan Suriah. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI telah mengirimkan bantuan logistik kesehatan tahap awal pada Sabtu, 11 Februari 2023.

Tim medis yang akan ikut serta menangani korban gempa Turki rencananya akan diberangkatkan Senin, 13 Februari 2023.

“Tim medis ini akan diberangkatkan hari Senin, dalam satu kloter dengan pesawat khusus,” tutur Plt Kepala Pusat Krisis Kesehatan Sumarjaya, dikutip dari laman Sehatnegeriku.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyebut gempa itu sebagai the disaster of the century(bencana abad ini).

Namun, bencana gempa dengan dampak luar biasa ini bukan kali pertama terjadi di Turki. Lima abad lalu, gempa bumi dahsyat juga meluluhlantakkan Turki, dengan kawasan paling terdampak Istanbul.

Gempa ini memicu korban jiwa setidaknya 10 ribu orang. Padahal, kala itu penduduk tak sepadat abad belakangan. Bahkan, ada 109 masjid yang rusak karena guncangan lindu tersebut. Karenanya, gempa 500 tahun lalu itu dikenal dengan kiamat sugra atau kiamat kecil di Turki.(Liputan.com)