Internasional

Khamenei Ancam akan Balas Pengeboman di Iran

1365
×

Khamenei Ancam akan Balas Pengeboman di Iran

Sebarkan artikel ini
A handout photo made available by the Iranian supreme leader office shows, Supreme Leader of Iran Ayatollah Ali Khamenei speaking during a meeting in Tehran, Iran, 12 January 2023. According to the Supreme Leader | EPA-EFE/IRANIAN SUPREME LEADER OFFICE

posaceh.com, JAKARTA – Pemimpin spiritual Iran Ayatollah Khamenei mengancam pelaku teror yang mengebom kompleks pemakaman di Kerman saat ribuan orang sedang menghadiri upacara peringatan tewasnya Letnan Jenderal Qassem Soleimani pada Rabu (3/11/2024) — Solemani dibunuh oleh pesawat drone Amerika Serikat pada 2020 lalu. Sebanyak 103 orang tewas sementara 211 orang lainnya terluka akibat dua ledakan yang mengguncang pemakaman tersebut dikutip dari IRNA.

Ayatollah Khamenei mengatakan, pelakunya pasti akan mendapat hukuman yang adil, dan akan mendapat balasan keras atas tragedi yang ditimbulkannya. Pemimpin Tertinggi juga menyampaikan simpati kepada keluarga korban penyerangan tersebut.

Dia mencatat bahwa para penjahat yang berhati keras tidak tahan jika orang-orang memiliki rasa hormat dan antusiasme terhadap syuhada Qassem Soleimani. Namun, tambahnya, mereka harus menyadari bahwa para pengikut “jalan terang” Soleimani juga tidak akan menolerir kekejian dan kejahatan mereka.

Dalam surat pernyataannya kepada Sekretaris Jenderal Dewan Keamanan PBB dan para anggota DK PBB, perwakilan Iran untuk PBB Amir Saed Iravani melaporkan tentang serangan teroris yang terjadi di situs pemakaman di Kota Kerman. Menurut dia, serangan tersebut sengaja menargetkan orang-orang yang tidak bersalah. Ledakan tersebut telah mengakibatkan kematian dan kerugian yang menyedihkan

Investigasi komprehensif saat ini sedang dilakukan untuk mengidentifikasi dan menangkap pelaku dan penyelenggara di balik kejahatan yang direncanakan dan mengerikan ini. Pada saat yang sama, Republik Islam Iran berkomitmen untuk memanfaatkan semua mekanisme yang tersedia untuk memastikan akuntabilitas bagi mereka yang bertanggung jawab dan kaki tangan mereka dalam aksi teroris yang keji ini.

Republik Islam Iran dengan tegas mengutuk tindakan terorisme yang keji tersebut dan tetap teguh dalam menegakkan keadilan bagi para korban. “Kami mendesak Sekretaris Jenderal dan Dewan Keamanan untuk mengutuk serangan teroris yang mengerikan ini. Permintaan ini sejalan dengan pendirian teguh Sekretaris Jenderal dan praktik Dewan Keamanan yang secara tegas mengecam terorisme dan mengakuinya sebagai ancaman besar bagi perdamaian dan keamanan internasional melalui resolusi.”

Dia menyatakan, sebagai salah satu korban utama terorisme dan secara langsung merasakan dampak buruknya, Republik Islam Iran tetap teguh pada komitmennya yang teguh untuk memimpin perjuangan melawan momok ini. Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengutuk keras serangan yang terjadi ketika orang-orang memperingati empat tahun pembunuhan Letjen Qassem Soleimani oleh AS.

Guterres menyerukan agar para pelakunya bertanggung jawab atas serangan itu dan menyampaikan belasungkawa kepada rakyat dan pemerintah Iran.

“Sekretaris Jenderal menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan dan masyarakat serta Pemerintah Republik Islam Iran. Beliau mendoakan yang terluka segera pulih”, kata Juru Bicara PBB Florencia Soto Nino, menurut siaran pers PBB.

Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Josep Borrell juga mengutuk keras serangan Kerman, dan menyatakan simpati kepada keluarga korban serta rakyat dan pemerintah Iran. Dia berbicara melalui telepon dengan Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amirabdollahian yang menyoroti perlunya memerangi segala bentuk terorisme oleh komunitas internasional.

Uni Eropa mengeluarkan pernyataan terpisah, juga mengecam keras serangan tersebut dan menyatakan solidaritasnya dengan rakyat Iran. Dikatakan bahwa para pelaku serangan teroris ini harus dimintai pertanggungjawaban.

Menteri Luar Negeri Irlandia Micheál Martin mengutuk “serangan yang tercela dan tidak pandang bulu” tersebut.

“Saya mengutuk keras pemboman di Iran hari ini, sebuah serangan yang tercela dan tidak pandang bulu. Terorisme dan kekerasan tidak pernah bisa dibenarkan. Saya menyampaikan belasungkawa kepada mereka yang kehilangan orang yang dicintai dan kepada rakyat Iran,” tulisnya di X, sebelumnya Twitter.

Negara-negara Teluk Persia seperti Qatar dan Oman juga mengecam keras serangan tersebut, dan menyampaikan belasungkawa mereka kepada rakyat dan pemerintah Iran.

Oman menegaskan kembali pendiriannya untuk mengecam segala bentuk kekerasan dan terorisme, sementara Qatar menyatakan penolakannya terhadap kekerasan, terorisme, dan tindakan kriminal apa pun motif di baliknya.Di kawasan yang sama, Juru Bicara Pemerintah Irak Basim Alawadi mengecam serangan tersebut dan menyatakan solidaritas negaranya terhadap rakyat dan pemerintah Iran.