posaceh.com, Meulaboh – Ketua DPRK Aceh Barat, Hj. Siti Ramazan, menegaskan komitmennya untuk berkolaborasi dalam memperjuangkan kemajuan pendidikan madrasah di Kabupaten Aceh Barat, khususnya di wilayah Woyla Raya.
Komitmen tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan silaturahmi dan pembinaan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agama Kabupaten Aceh Barat di MTsN 5 Aceh Barat, Selasa (4/8/2026/.
Kegiatan yang dipimpin Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Aceh Barat, H. Khairul Azhar, M.A., itu diikuti guru madrasah, pegawai Kantor Urusan Agama (KUA), serta ASN Kementerian Agama yang bertugas di Kecamatan Woyla, Woyla Barat, dan Woyla Timur.
Dalam kesempatan tersebut, Siti Ramazan menyatakan DPRK Aceh Barat siap bersinergi dengan pemerintah daerah, pemerintah pusat, serta dunia usaha untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana madrasah yang dinilai masih membutuhkan perhatian.
Menurut politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu, tingginya minat masyarakat menyekolahkan anak ke madrasah harus diimbangi dengan penyediaan fasilitas pendidikan yang memadai.
“Kami akan berikhtiar dan membangun kolaborasi dengan semua pihak agar pembangunan sarana dan prasarana madrasah mendapat perhatian lebih, karena animo masyarakat terhadap pendidikan madrasah terus meningkat,” ujarnya.
Selain peningkatan fasilitas, Siti Ramazan juga menyatakan akan memperjuangkan perubahan status Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Woyla menjadi madrasah negeri. Menurutnya, upaya penegerian madrasah tersebut pernah diajukan sebelumnya, namun belum membuahkan hasil.
“Kami berharap proses penegerian MAS Woyla dapat kembali diperjuangkan sehingga masyarakat memiliki akses yang lebih luas terhadap layanan pendidikan madrasah negeri,” katanya.
Ia menilai, keberadaan madrasah di Aceh Barat masih menghadapi berbagai tantangan, baik dari sisi infrastruktur maupun pengembangan kualitas layanan pendidikan.
Karena itu, diperlukan kerja sama seluruh pemangku kepentingan agar madrasah mampu berkembang dan memberikan pelayanan pendidikan yang lebih baik.
Siti Ramazan berharap sinergi antara DPRK, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, Kementerian Agama, serta berbagai pihak lainnya dapat mempercepat peningkatan mutu pendidikan madrasah, sehingga mampu mencetak generasi yang unggul, berakhlak, dan berdaya saing.(Muh/*)











