InternasionalNasionalOlahraga

Kegagalan Penalti Kevin Diks Jadi Biang Kehancuran Timnas Indonesia Dibantai Australia 1-5

832
Para pemain Australia meluapkan kegembiraan seusai kembali menjebol gawang Timnas Indonesia yang dikawal Maarten Paes pada matchday ketujuh Grup C babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Sydney, Kamis (20/3/2025). FOTO/AFP

posaceh.com, Sydney- Kegagalan tendangan penalti yang dieksekusi Kevin Diks dinilai sebagai biang kehancuran Timnas Indonesia dari Australia dengan kekalahan telak 1-5.

Salah satu pemain Timnas Indonesia mengungkapkan hal tersebut, Ole Romeny. Dia tak memungkiri kegagalan penalti Kevin Diks berpengaruh pada performa tim saat takluk 1-5 dari Australia pada matchday ketujuh Grup C babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026, Kamis (20/3/2025).

Timnas Indonesia memulai pertandingan dengan baik. Namun, kegagalan penalti Kevin Diks pada awal babak pertama membuat situasi pertandingan berubah dan Australia pada akhirnya bisa keluar sebagai pemenang dengan skor telak.

“Di awal kami main bagus. Kami dapat penalti dan percaya diri, penalti bisa gol atau bisa meleset itu bagian dari laga,” ucap Romeny usai pertandingan. Soal gol debutnya buat Timnas Indonesia, Romeny merasa terhormat bisa mencetak gol bersama Timnas Indonesia.

Namun, dia tetap kecewa karena hasilnya tidak sesuai dengan harapan. “Pertandingan selanjutnya ada kesempatan baru. Kami akan membuktikan di pertandingan berikutnya melawan Bahrain,” tegasnya.

Kekalahan dari Australia membuat Timnas Indonesia turun ke peringkat kelima klasemen Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026. Sementara Australia kukuh di posisi kedua dengan koleksi 10 poin dari tujuh laga.

Sedangkan Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert mengakui kegagalan Kevin Diks mencetak gol via penalti menjadi penyebab hancurnya permainan anak asuhnya. Dia merasa skor akhir bakal berbeda andai eksekusi tersebut berbuah gol.

Pertandingan antara Australia dan Timnas Indonesia pada kualifikasi Piala Dunia 2026 berakhir dengan skor telak 5-1 untuk kemenangan Australia.Timnas Indonesia memulai pertandingan dengan baik dan mendapatkan peluang emas melalui tendangan penalti pada menit ke-8 setelah Rafael Struick dilanggar.

Namun, Kevin Diks gagal mengeksekusi penalti, bola membentur tiang gawang. “Kalau penaltinya sukses, maka lain cerita, pertandingan bakal beda,” kata Patrick Kluivert dinukil dari Reuters.

Kekalahan ini merupakan salah satu yang terburuk bagi Timnas Indonesia dalam kualifikasi Piala Dunia. Peluang emas yang terlewatkan pada awal pertandingan melalui penalti menjadi titik balik yang signifikan dalam laga ini.

Penampilan defensif yang lemah dan kesulitan dalam mencetak gol menjadi masalah utama bagi skuad Garuda di bawah pelatih Patrick Kluivert. Dengan hasil ini, peluang Indonesia lolos ke Piala Dunia semakin berat, dan banyak warganet menyerukan perubahan dalam kepemimpinan tim pelatih.(Muh/*)

Exit mobile version