posaceh.com, Kota Jantho – Kapolres Aceh Besar AKBP Carlie Syahputra Bustamam SIK MH menghimbau masyarakat untuk berhati-hati terkait maraknya kasus penipuan yang terjadi beberapa waktu terakhir.
Ia menjelaskan, kasus penipuan tersebut kerap terjadi melalui selular dengan berbagai modus. Diantaranya, pemberian bantuan pupuk dan iming iming pemberian rumah bantuan terhadap masyarakat.
“Banyak laporan yang sudah kita terima, jadi kita memberikan himbauan ini,” ucapnya usai pelaksanaan konferensi pers pengembalian uang Negara dari keuchik salah satu gampong di Kecamatan Pulo Aceh, di Mapolres Aceh Besar Kota Jantho, Selasa (28/2/2023) pagi.
Carlie mengatakan, dari berbagai macam kasus penipuan, sebagian warga juga mendapati penelfon dengan menggunakan bahasa daerah. Untuk memperdaya calon korban, hal itu jadi pemicu dalam meningkatkan keyakinan terhadap pelaku.
“Beberapa warga sempat tertipu karena pelaku menggunakan bahasa Aceh, dan bahkan ada korban yang dirugikan hingga belasan juta,” sebutnya.
Kemudian, Kapolres Aceh Besar mengharapkan agar masyarakat tidak melakukan transaksi dengan orang yang dikenal. Bahkan, tidak menggubris jika ada pihak yang meminta imbalan dengan iming-iming akan diberikan bantuan.
Lebih lanjut, sambung Carlie, himbauan terkait hal itu juga permintaan dari korban yang telah mengalami kejadian tersebut, agar menyampaikan perihal itu kepada media untuk diviralkan.
“Sudah ada korban perihal itu, bahkan ada pengusaha UMKM yang jadi korbannya. Kita berharap dengan himbauan ini tidak ada lagi masyarakat yang tertipu,” ujarnya.
Ia menceritakan, hasil investigasi tehadap kasus tersebut, sindikat penipuan itu bagaikan sudah tersistem. Setelah korban mentransfer sejumlah uang, pelaku langsung mengosongkan rekening yang digunakannya.
“Sampai saat ini, pelaku menggunakan bank yang bukan syariah dan berada di luar wilayah,” pungkasnya.(Wahyu Desmi)
