Pemerintah Aceh

Kapolda Aceh Terima Silaturahmi Dirut PT PEMA

14
×

Kapolda Aceh Terima Silaturahmi Dirut PT PEMA

Sebarkan artikel ini
Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan menerima kunjungan silaturahmi Direktur Utama (Dirut) PT Pembangunan Aceh (PEMA) Faisal Ilyas, di ruang kerjanya, Selasa (18/8/2026) FOTO/ HUMAS POLDA ACEH

posaceh.com, Banda Aceh — Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan menerima kunjungan silaturahmi Direktur Utama (Dirut) PT Pembangunan Aceh (PEMA) Faisal Ilyas, di ruang kerjanya, Selasa (18/8/2026).

Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi dan sinergi antara Polda Aceh dan PT PEMA, khususnya dalam mendukung terciptanya iklim usaha serta pembangunan daerah yang aman dan kondusif.

“Silaturahmi ini menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi dan sinergi antara Polda Aceh dengan PT PEMA. Keamanan dan stabilitas daerah merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung kelancaran aktivitas usaha dan pembangunan,” kata Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto dalam keterangannya setelah pertemuan.

Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan foto bersama usai menerima kunjungan silaturahmi Dirut PT Pembangunan Aceh (PEMA) Faisal Ilyas, di ruang kerjanya, Selasa (18/8/2026) FOTO/ HUMAS POLDA ACEH

Joko menyampaikan, Polda Aceh terus membuka ruang komunikasi dan kolaborasi dengan seluruh elemen strategis di daerah. Sinergi tersebut penting untuk menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif, sehingga berbagai aktivitas pembangunan dan perekonomian dapat berjalan dengan baik.

Menurut Joko, PT PEMA sebagai salah satu badan usaha milik Pemerintah Aceh memiliki peran strategis dalam mengelola dan mengembangkan potensi daerah, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Polda Aceh tentunya mendukung terciptanya iklim investasi dan dunia usaha yang sehat di Aceh. Untuk itu, komunikasi dan koordinasi dengan berbagai pihak akan terus kita perkuat,” ujarnya.

Ia menambahkan, kolaborasi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan merupakan bagian penting dalam menjaga stabilitas sekaligus mendorong percepatan pembangunan di Aceh.

“Dengan komunikasi dan sinergi yang baik, kita berharap berbagai potensi yang dimiliki Aceh dapat terus dikembangkan untuk memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” pungkasnya.(Hadi)