Internasional

Kapal AL Amerika Lintasi Hormuz dalam Misi Bersih-Bersih Ranjau

129
×

Kapal AL Amerika Lintasi Hormuz dalam Misi Bersih-Bersih Ranjau

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi Selat Hormuz. FOTO/Envato

posaceh.com, Jakarta – Dua kapal perusak Angkatan Laut AS melintasi Selat Hormuz pada Sabtu waktu setempat, sebagai persiapan untuk memulai operasi pembersihan pembersihan, kata Komando Pusat AS (Centcom).

USS Frank E. Peterson dan USS Michael Murphy di Selat Hormuz dan beroperasi di Teluk Arab, kata Centcom dalam pernyataan yang diunggah ke X . Mereka menyebut bahwa lebih banyak pasukan AS, termasuk drone bawah air, akan bergabung dalam upaya pembersihan tersebut dalam beberapa hari ke depan.

“Hari ini, kami memulai proses pembentukan jalur baru dan kami akan segera membagikan jalur aman ini kepada industri maritim untuk melancarkan kelancaran perdagangan,” kata Komandan Centcom Laksamana Brad Cooper.

Sejak dimulainya perang pada tanggal 28 Februari, Iran telah mengklaim kendali atas wilayah yang biasanya dilalui sekitar seperlima pasokan minyak dan gas alam cair dunia, sehingga secara efektif menghentikan sebagian besar lalu lintas komersial.

Iran secara sporadis menyerang kapal-kapal di dan sekitar Teluk Persia dan mungkin telah menanam ranjau untuk mencegah pemilik kapal dan awak kapal mencoba melintasi jalur udara yang sempit tersebut.

Beberapa kapal Angkatan Laut AS melintasi Selat Hormuz pada Sabtu dalam operasi yang tidak dikoordinasikan dengan Iran, seperti dilaporkan Axios sebelumnya, mengutip seorang pejabat AS yang tidak disebutkan namanya. Kapal-kapal tersebut melintasi selat dari timur ke barat menuju Teluk Persia sebelum kembali ke Laut Arab, menurut laporan tersebut.

Akan tetapi, seorang pejabat intelijen regional mengatakan bahwa dua kapal perusak US Navy Arleigh Burke yang mencoba melintasi Selat Hormuz pada hari Sabtu (11/4/2026) terpaksa berbalik arah setelah menghadapi ancaman dari satuan IRGC Iran, yang juga meluncurkan drone atau UAV ke arah kapal-kapal tersebut.

Insiden itu terjadi sekitar tengah hari waktu Dubai, saat delegasi AS dan Iran sedang berada di Islamabad guna bernegosiasi, kata pejabat tersebut, yang meminta namanya tidak disebutkan untuk membahas rahasia hal-hal. Pernyataan Centcom tidak menyebutkan adanya upaya Iran untuk memaksa kapal-kapal tersebut berbalik arah.

Kantor berita Iran, Fars, juga melaporkan sebelumnya bahwa kapal angkatan bersenjata negara tersebut menyatukan sebuah perusak AS yang terlihat bergerak dari Fujairah menuju Selat Hormuz dan menyampaikan hal ini kepada AS melalui perantara Pakistan. Kapal AS tersebut kembali dari selat tersebut setelah Teheran diperingatkan bahwa kapal tersebut akan menjadi sasaran, menurut Fars.

Pakistan bertindak sebagai mediator dalam pembicaraan damai antara AS dan Iran di Islamabad di tengah gencatan senjata selama dua minggu dalam konflik yang kini memasuki bulan kedua.(Muh/*)