posaceh.com, Banda Aceh – Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Aceh, Ir Mohd Tanwier MM mengatakan terkait pasar murah, Disperindag memiliki jatah menggelar tiga kali pasar murah untuk masyarakat dan hingga saat ini Disperindag telah melakukan seluruhnya.
Menurutnya, hingga akhir tahun 2021 tidak ada lagi jadwal pasar murah, karena sebelumnya Disperindag sendiri sudah mengajukan penambahan anggaran untuk pasar murah, mudah-mudahan ada anggaran untuk penambahan pasar murah.
“Kebetulan kita punya sisa anggaran pasar murah, jadi dengan inisiatif tersebut kami juga turut ambil bagian menyediakan pasar murah bagi masyarakat,” kata Ir Mohd Tanwier MM, Kadisperindag Aceh, diruangkerjanya, kepada posaceh.com, Selasa (28/9/2021).
Untuk itu, masyarakat dapat memanfaatkan secara maksimal pasar murah yang digelar dalam rangka vaksinasi Covid-19 diberapa tempat bekerja sama dengan Polda Aceh.
“Semoga dengan adanya pasar murah ini dapat menekan kenaikan harga dan membantu masyarakat untuk memenuhi kebutuhan saat pandemi ini,” katanya.
Disampaikan juga, pasar murah yang digelar pada acara vaksinasi, dimana tingginya animo masyarakat dalam vaksinasi beberapa waktu yang lalu, menurut Tanwier, kondisi seperti itu menandakan ekonomi saat ini sedang tidak baik-baik saja. “Mengapa demikian, ini menandakan ekonomi masyarakat lemah akibat Covid-19,” katanya.
Oleh karenanya, Tanwier mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bangkit, dengan cara menghidupkan industri kecil. “Kita bisa mulai dari yang kecil dulu, lalu kita manfaatkan tekhnologi dengan pemasaran secara online, yang paling penting pondasi dasarnya sudah terbentuk,” ajaknya.
Menurut Tanwier, memang saat ini banyak sisi yang terkena dampak akibat penyebaran Covid-19, termasuk sisi ekonomi yang meliputi perdagangan. Hal ini, sangat tidak fair jika membandingkan kondisi perdagangan saat ini dengan sebelum Covid-19 melanda. “Banyak sisi yang terkena dampak dari Covid-19, salah satunya sisi perdagangan, perdagangan saat ini tentu mengalami penurunan akibat kondisi yang tak menentu seperti ini,” pungkas Ir Mohd Tanwier MM, Kadisperindag Aceh.(Muiz)











