posaceh.com, Banda Aceh – Keluarga adalah merupakan lingkungan terkecil bangsa dan negara, maka dari itulah keluarga mempunyai peran sangat penting dalam membangun bangsa sehingga kualitas bangsa ini tergantung pada kualitas keluarga yang memiliki ketahanan keluarga yang tinggi. Untuk membentuk Keluarga sejahtera dan berkualitas merupakan dambaan dan harapan dari setiap keluarga untuk saling berbagi perasaan, cinta kasih, serta materi. Untuk mencapai kondisi tersebut bukan suatu yang tidak mungkin terjadi apabila setiap anggota keluarga menerapkan fungsi-fungsi yang seharusnya berjalan di dalam kehidupan keluarga.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Banda Aceh, Cut Azharida, SH, kepada media ini Rabu (29/9/2021) di Banda Aceh, mengatakan guna mencapai Keluarga Berkualitas (KB) kepada warga dan masyarakat dapat mengoptimalkan delapan fungsi keluarga. Dimana, fungsi-fungsi tersebut menjadi prasyarat, acuan, dan pola hidup setiap keluarga dalam rangka terwujudnya keluarga sejahtera dan berkualitas. “Delapan fungsi tersebut merupakan syarat mutlak guna mewujudkan keluarga berkualitas,” katanya.
Menurut Cut Azharida, adapun delapan fungsi tersebut, yang paling utama ialah fungsi agama, dimana funsi ini mengembangkan keluarga menjadi tempat persemaian nilai-nilai agama dan budaya bangsa, sehingga seluruh anggota keluarga menjadi insan agamis yang penuh iman. “Keluarga itu tempat pondasi bagi anak-anak belajar ilmu agama, begitu pula orang tua. Dimana, orang tua bisa mengajarkan anak-anak mengenal ilmu agama serta mengaplikasi kan dalam kesehariannya,” tuturnya.
Fungsi selanjutnya, sosial budaya, keluarga merupakan tempat yang tepat untuk mengenalkan budaya sebagai dasar nilai kehidupan. “Harapanya dengan demikian, anak-anak mampu mengenal budaya dan memiliki wawasan terhadap budaya tersebut,” terangnya.
Cut Azharida juga menjelaskan, keluarga merupakan tempat yang paling sempurna untuk memberikan cinta dan kasih sayang sebagai fungsi keluarga yang ketiga, dengan demikian rumah tangga akan menjadi tempat yang menyenangkan bagi anggota keluarga yang lain. “Konsep rumahku surgaku ini memang kunci utama dalam kehidupan rumah tangga, tidak ada alas an perceraian trjadi jika konsep ini benar-benar terlaksana dengan baik dalam satu rumah tangga, ini juga menjadi hal penting dalam mengurangi angka perceraian keluarga,” jelasnya.
Selanjutnya, ia menerangkan fungsi ke empat sebagai turunan fungsi ketiga yakni fungsi perlindungan, Fungsi ini menekankan bahwa keluarga merupakan pelindung yang pertama dan utama dalam memberikan kebenaran, keteladanan, serta tempat bernaung kepada anak dan keturunan. “Jangan sampai anggota keluarga merasa tidak nyaman, disinilah peran keluarga, keluarga harus bisa menjadi pelindung bagi setiap anggota keluarga,” terangnya.
Kemudian, Cut Azharida mengatakan terkait dengan reproduksi, reproduksi juga menjadi bagian dari fungsi keluarga, sangat penting bagi keluarga untuk mengatur reproduksi sehat yang terencana, sehingga anak yang dilahirkan nantinya mampu menjadi generasi penerus yang berkualitas.
“Keluarga yang berkualitas harus memiliki rencana dalam setiap kelahiran, ini juga mampu menekan angka stunting, jarak kelahiran yang rapat dapat mengganggu tumbuh kembang anak, jadi ini merupakan salah satu cara menurunkan angka stunting,” ujarnya.
Untuk menuju Kota Banda Aceh Gemilang, menurut Cut Azharida penting bagi warga Kota Banda Aceh mengoptimalkan pendidikan sebagai fungsi keluarga selanjutnya, Pendidikan dalam keluarga tidak hanya tentang bagaimana meningkatkan fungsi kognitif atau mencerdaskan, akan tetapi bagaimana membentuk karakter yang berakhlak mulia. “Kita butuh generasi yang berkualitas dan memiliki akhlak mulia untuk membangun Kota Banda Aceh menjadi Kota gemilang,” pintanya.
Satu hal lagi yang tak kala penting menurutnya, yaitu fungsi ekonomi, dimana fungsi ini merupakan tempat membina dan menanamkan nilai-nilai keuangan keluarga, dan merencanakan keuangan keluarga, sehingga terwujud keluarga sejahtera. “Ekonomi ini sektor paling penting dalam keluarga, apalagi dalam kondisi pandemi seperti ini, jika tidak memiliki perencanaan ekonomi yang bagus bisa saja keluarga akan kekurangan, jadi ini juga menjadi bagian terpenting,” terangnya.
Sedangkan fungsi yang terakhir dalam keluarga ialah fungsi lingkungan, Kesadaran akan pentingnya lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman perlu ditanamkan sejak dini. “Hal ini bertujuan agar mendorong sikap dan perilaku peduli lingkungan seperti membuang sampah pada tempatnya, melakukan kegiatan penghijauan, hemat energi, dan sebagainya,” tuturnya.
Menjalankan keseluruhan fungsi tersebut dengan baik tentu membutuhkan usaha yang tidak mudah. Karena itu, setiap keluarga harus mampu mempunyai arah dan tujuan ke depan. “Diharapkan dengan dilaksanakannya delapan fungsi tersebut, keluarga Kota banda Aceh dapat menjadi keluarga yang sejahtera dan berkualitas,” demikan kata Cut Azharida. (Muiz).











