posaceh.com, Jakarta – Jalur-jalur untuk trem Jerman meleleh di sejumlah titik imbas cuaca panas ekstrem di negara ini yang menembus hingga 41 derajat Celsius.
Dalam foto dan video yang beredar, kereta api di Kota Leipzig melepuh hingga operasi trem dihentikan sementara setidaknya hingga Senin (29/6/2026) pagi waktu setempat .
“Panas ekstrem menghentikan semua trem di Leipzig, Jerman,” demikian tulis pengguna akun di X.
“Panas ekstrem melelehkan perekat aspal dan beton. Dia meresap ke dalam rel trem dan mengkonsumsi, membuat operasi trem tak aman,” lanjut dia.
Menurut situs perkiraan cuaca, suhu di Leipzig pada 24 hingga 26 Juni tercatat pada angka 35-40 derajat Celcius. Pekan lalu, sejumlah wilayah di Jerman juga mencatat suhu di atas 41 derajat Celsius.
Pada hari Sabtu, suhu tercatat 41,5 derajat Celsius di Drewitz, Saxony-Anhalt, dan angka tersebut terulang di hari Minggu di Bad Muskau, Saxony,
Pada hari sebelumnya, suhu di Kota Saarbrücken mencapai 41,3 derajat Celcius demikian dikutip DW.
Sejumlah negara di Eropa termasuk Jerman, Prancis, dan Polandia tengah menghadapi cuaca panas ekstrem.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan lebih dari 1.300 orang tewas akibat gelombang panas yang melanda sejumlah negara di Eropa sejak Juni.
Sekretaris Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan gelombang panas kini menjadi fenomena setiap tahun yang terpengaruh.
“Lebih dari 1.300 kematian berlebih sudah tercatat sejak 21 Juni terkait dengan suhu tinggi di Eropa,” kata Ghebreyesus di X.
Dia juga mengatakan gelombang panas sering disebut membunuh diam-diam dan fasilitas di Eropa termasuk sekolah hingga perkantoran tidak dibangun untuk suhu ekstrem.(Muh/*)











