Internasional

Jembatan Hongqi Sepanjang 758 Meter Runtuh

465
Jembatan Hongqi runtuh sebagian di Provinsi Sichuan, Cina, Selasa (11/11/2025).FOTO/SCREENSHOT

posaceh.com, Beijing – Jembatan Hongqi runtuh di Provinsi Sichuan, Cina , dimulai sebagian pada Selasa (11/11/2025) ketika baru resmi dibuka awal tahun ini.

Laporan koran pemerintah Global Times memaparkan jembatan ambruk setelah retakan terdeteksi sehari sebelumnya di permukaan jalan dan lereng jembatan. Pihak yang berwenang pun saat itu segera memerintahkan lalu lintas sementara.

Sejumlah rekaman video yang viral di media sosial menampilkan jembatan sepanjang 758 meter yang sempat melengkung sebelum akhirnya ambruk ke sungai di bawahnya, menimbulkan streaming beton dan debu tebal yang membumbung tinggi.

Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 15.00 waktu setempat, di dekat jalan nasional G317, menurut laporan China Central Television (CCTV) News.

Badan Transportasi dan Keamanan Masyarakat setempat mengatakan lereng sisi kanan jembatan menunjukkan tanda-tanda berhenti pada Senin sore, hanya beberapa jam sebelum jembatan itu runtuh.

Pihak berwenang dengan cepat menutup akses jembatan bagi seluruh kendaraan dan mengeluarkan peringatan publik mengenai potensi risiko keselamatan.

Menurut Times Now , Jembatan Hongqi terletak di wilayah pegunungan Maerkang, Provinsi Sichuan, merupakan proyek jalan nasional G317, jalur penting yang menghubungkan Tiongkok bagian tengah dengan Tibet.

Jembatan ini terdiri dari balok dua jalur dengan struktur kantilever yang menjulang sekitar 625 meter di atas dasar jurang, dengan tiang penopang setinggi hingga 172 meter. Pembangunan jembatan ini dilakukan oleh perusahaan milik negara, Sichuan Road & Bridge Group, sebagai bagian dari upaya memperluas akses menuju Dataran Tinggi Tibet.

Pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari program pemerintah yang lebih luas untuk meningkatkan konektivitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah barat Tiongkok yang bergunung-gunung.

Jembatan itu semula dimaksudkan sebagai simbol ambisi infrastruktur negara tersebut. Namun kejadian ini memicu pertanyaan terkait kemajuan teknik sipil Tiongkok.

Media pemerintah belum mengungkapkan penyebab pasti keruntuhan itu, namun penilaian awal menunjukkan bahwa ketidakstabilan geologi kemungkinan ikut berperan dalam kejadian tersebut.

Pejabat menyatakan tidak ada kendaraan maupun pejalan kaki di atas jembatan saat kejadian, dan penyelidikan kini sedang berlangsung.(Muh/*)

Exit mobile version