posaceh.com, Banda Aceh – Menyambut perhelatan akbar Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI 2024 Aceh-Sumut yang tinggal beberapa pekan lagi, Pemerintah Kota (Pemko) Banda Aceh melalui Dinas Pariwisata melakukan gotong royong membersihkan tempat wisata.
Kepala Dispar Kota Banda Aceh, Said Fauzan, SSTP, MA, mengatakan, saat ini Pemko Banda Aceh sedang gencar melakukan promosi dan pembersihan kota sebagai upaya memberikan kenyamanan bagi seluruh peserta PON XXI yang sebentar lagi akan memadati Kota Banda Aceh.
“Kurang dari satu bulan PON XXI akan berlangsung, Banda Aceh menjadi salah satu kota penyelenggaraan PON XXI, itu sebabnya, kami melakukan berbagai aksi promosi termasuk dengan membersihkan lokasi wisata sebagai wujud menyukseskan PON XXI Aceh Sumut ini,” kata Kadispar Banda Aceh, Jumat (23/8/2024).
Ia mengatakan, tidak hanya Dinas Pariwisata, namun berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kota Banda Aceh terus saling bahu membahu untuk membersihkan dan menata keindahan Kota Banda Aceh dalam rangka menyambut PON.
“Terlebih menjelang PON XXI Aceh-Sumut yang rencananya akan dilaksanakan 8-20 September nanti. Banda Aceh yang menjadi tempat pembukaan dan menjadi lokasi strategis venue, sejak beberapa bulan terakhir terus berbenah. Hal itu dilakukan sebagai upaya untuk menciptakan rasa aman dan nyaman, baik bagi para atlet maupun masyarakat luar yang berkunjung ke Banda Aceh,” ujarnya.

Sebagai tuan rumah penyelenggara event nasional empat tahunan itu, Said Fauzan, mengatakan, Pemko Banda Aceh terus berbenah, demi memberikan kesan yang baik kepada para pengunjung yang ada ke ibu kota provinsi itu. Ia memprediksi akan ada 25 ribu pengunjung yang datang ke Banda Aceh selama event itu berlangsung.
“Artinya, jumlah itu sebanding dengan 10 persen dari jumlah penduduk Kota Banda Aceh selama event PON tersebut. Di Banda Aceh sendiri, akan ada 20 cababg olahraga (Cabor) yang ada dipertandingkan pada ajang PON nanti,” terangnya.
Untuk mengantisipasi terjadi penumpukan sampah jelang pembukaan, sejak beberapa pekan terakhir Pemko Banda Aceh mengintruksikan kepada seluruh OPD termasuk dengan Dispar Banda Aceh terus menata keindahan kota. Bahkan seluruh unsur di Pemerintah Kota Banda Aceh melakukan gotong royong membersihkan sisa-sisa sampah dan ranting pohon di setiap sudut Kota Banda Aceh.
Gotong royong itu juga dilaksanakan di sejumlah objek wisata yang ada di Banda Aceh, seperti di Kompleks Masjid Raya Baiturrahman, Museum Tsunami, serta tempat-tempat wisata lainnya.
“Jadi kita mengajak seluruh elemen masyarakat hingga tingkat desa untuk bergotong royong bersama, ini demi nama baik Kota Banda Aceh, sekaligus menjadi promosi pariwisata kita kepada masyarakat luar,” ucapnya.
Ia juga mengatakan, pihaknya terus membersihkan tumpukan-tumpukan sampah yang masih tersisa di Pantai Cermin, Ule Lheue. Hal itu dilakukan, agar jelang perhelatan PON Aceh-Sumut nanti, wajah Kota Banda Aceh tampil berbeda, lebih asri dan kebersihannya dapat lebih terjaga.
“Kebetulan Pantai Ule Lheue ini menjadi salah satu tempat favorit bagi masyarakat untuk bersantai dan menikmati pemandangan alam, sunsetnya bagus, tak sedikit warga Banda Aceh menghabiskan sore di sini. Ini juga menjadi bagian promosi pariwisata kita, setidaknya para atlet atau masyarakat dapat menikmati keindahan Pantai Ule Lheue ini,” tutur Kadispar Banda Aceh itu.
Said Fauzan mengajak seluruh jajaran Dispar Banda Aceh dan seluruh elemen masyarakat serta pelaku pariwisata untuk terus menjaga dan menata keindahan Kota Banda Aceh. Tidak hanya saat PON saja, namun menjaga keindahan kota tersebut harus senantiasa dilakukan sebagai slaah satu upaya mendongkrak jumlah wisatawan untuk berkunjung ke Banda Aceh.
“Kita memiliki banyak destinasi wisata yang setiap saat dikunjungi oleh wisatawan, itu sebabnya, mari kita jaga kebersihannya. Karena ini penting untuk mempromosikan, selain itu, pelaku wisata di Banda Aceh hendaknya memuliakan para pengunjung, agar nantinya mereka mau berkunjung kembali ke Banda Aceh,” pungkas Said Fauzan. (Adv)











