Ekbis

Honda SH Mode 125 vs Piaggio Medley 125: Skutik High-Wheel Ringkas vs Skutik GT Elegan

16
×

Honda SH Mode 125 vs Piaggio Medley 125: Skutik High-Wheel Ringkas vs Skutik GT Elegan

Sebarkan artikel ini
Honda SH Mode 125 vs Piaggio Medley 125. FOTO/HONDA

posaceh.com, Jakarta – Di pasar Eropa, Honda SH Mode 125 dan Piaggio Medley 125 sama-sama merupakan skutik 125cc dengan konsep high-wheel yang menggabungkan kemudahan penggunaan di perkotaan dengan kenyamanan untuk harian.

Keduanya memakai roda depan 16 inci, bodi relatif ramping, dek datar, dan posisi berkendara yang tegak.

SH Mode 125 lebih menekankan ukuran kompak, bobot ringan, dan kemudahan bermanuver, sedangkan Medley 125 membawa karakter yang lebih dekat ke skutik GT dengan bodi lebih besar dan kapasitas angkut yang lebih baik.

Sama-sama menggunakan mesin satu silinder berpendingin cairan, transmisi CVT, serta sistem Start & Stop untuk membantu efisiensi.

Honda SH Mode 125 menggunakan mesin 1 silinder 125cc SOHC 4-klep eSP+ PGM-FI pendingin cairan.

Mesin tersebut menghasilkan tenaga 11,7 hp pada 8.500 rpm dan torsi 12 Nm pada 5.000 rpm, kemudian disalurkan melalui transmisi otomatis CVT.

Karakter mesinnya dibuat halus dan linear, dengan fokus utama pada efisiensi serta kemudahan digunakan dalam lalu lintas perkotaan.

Desain SH Mode 125 mempertahankan ciri khas keluarga SH dalam bentuk yang lebih kecil dan ringan.

Model 2027 mendapatkan penyegaran pada bagian depan, sementara lampu LED, dek rata, dan ruang kaki yang luas tetap menjadi bagian dari konsepnya.

Tinggi jok 765 mm, dimensi 1.950 x 668 x 1.110 mm (P x L x T), serta wheelbase 1.305 mm membuatnya mudah dikendalikan dan diparkir di ruang terbatas.

Dengan bobot 118 kg, SH Mode 125 jauh lebih ringan daripada Medley 125. Tangki 5,6 liter, serta ground clearance 158 mm. Roda berukuran 16 inci di depan dan 14 inci di belakang menggunakan ban 80/90 dan 100/90.

Suspensi depan memakai teleskopik 33 mm dan belakang swingarm dengan shock absorber yang preload-nya dapat disetel, sedangkan pengereman menggunakan cakram 220 mm depan dan tromol 130 mm belakang dengan CBS.

Bagasi bawah jok berkapasitas 18,5 liter yang dapat menampung helm full-face.
Fitur SH Mode 125 model 2027 kini mencakup panel layar TFT color 4,2 inci dengan Honda RoadSync, Smart Key, port USB Type-C, Idling Stop, lampu depan LED, dan HISS. Honda Italia mencantumkan harga SH Mode 125 mulai 2.790 Euro (sekitar Rp 56 jutaan).

Piaggio Medley 125: Lebih Bertenaga dan Praktis

Piaggio Medley 125 menggunakan mesin 1 silinder 125cc SOHC 4-klep i-get pendingin cairan. Mesin tersebut menghasilkan tenaga 14,75 hp pada 8.900 rpm dan torsi 12 Nm pada 6.750 rpm, kemudian disalurkan melalui transmisi otomatis CVT.

Output yang lebih tinggi membuat Medley memiliki performa yang lebih kuat, terutama ketika digunakan keluar dari pusat kota atau membawa penumpang.

Desain Medley menggabungkan karakter high-wheel dengan bentuk skutik GT yang lebih elegan.

Bagian depan dibuat lebih besar dan protektif, sedangkan buritan yang ramping memberikan kesan lebih dinamis.

Tinggi jok 799 mm, dimensi 2.020 x 705 mm (P x L), dan wheelbase 1.395 mm, sehingga secara dimensi lebih besar daripada SH Mode 125 dan memberikan ruang yang lebih lega untuk pengendara maupun pembonceng.

Bobot 136 kg, tangki 7 liter, dan roda 16 inci di depan serta 14 inci di belakang dengan ban 100/80 dan 120/70.

Suspensi depan teleskopik, sedangkan belakang memakai shock ganda dengan setelan preload 5 tingkat.

Sistem pengereman menjadi salah satu keunggulannya, yakni cakram 260 mm depan dan 240 mm belakang yang udah ABS Dual-Channel.

Bagasi bawah jok dirancang mampu menampung dua helm jet, sedangkan posisi tangki di tengah dek membantu memaksimalkan ruang penyimpanan.

Fitur Medley 125 meliputi lampu LED, panel instrumen LCD digital, Start & Stop, ABS 2-Channel, serta pembukaan elektrik ruang bagasi.

Versi Medley S mendapatkan platform multimedia Piaggio MIA sebagai perlengkapan standar, sedangkan Medley biasa mempertahankan pendekatan yang lebih sederhana.

Di Italia, Medley 125 saat ini tercantum dengan harga promosi 3.500 Euro (sekitar Rp 70,3 jutaan), dari harga awal 4.000 Euro (sekitar Rp 80,4 jutaan).(Muh/*)