Daerah

Heboh Bocah Diculik, Diajak Memulung dan Disimpan dalam Gerobak

1578
×

Heboh Bocah Diculik, Diajak Memulung dan Disimpan dalam Gerobak

Sebarkan artikel ini

posaceh,com – Bocah perempuan berusia 6 tahun, M menurut saja ketika diajak Iwan Sumarno (42) alias Jacky alias Yudi alias Herman untuk membeli ayam goreng. Dia tidak menyadari telah diculik pemulung itu dan baru ditemukan polisihampir sebulan kemudian.

M diculik dari rumahnya kawasan Gunung Sahari, Jakarta Pusat.
Aksi penculikan itu pun sempat viral di media sosial.

Berselang 26 hari setelah penculikan, Iwan terdeteksi di kawasan Cipadu, Ciledug, Tanggerang Selatan. Polisi menangkapnya saat menarik gerobak yang dinaiki M.

Ayah M, Tunggal mengaku mengenal Iwan alias Yudi. Pemulung itu sering mampir ke tempatnya berdagang makanan.

“Awalnya pelaku datang, untuk ngopi dan menanyakan masak beras ada atau tidak kepada kakak korban. Setelah beli beras, pelaku beli ayam fried chicken. Selanjutnya anak saya mengikuti,” kata Tunggal dalam rekaman video.

“Sesampainya di depan fried chicken pelaku menyetopkan bajaj, dan pelaku langsung bersama korban meninggalkan lokasi dengan menggunakan bajaj,” tambah dia.

Namun, Tunggal tidak mengetahui identitas lengkap pelaku. Nomor handphonenya juga tidak ada.

Tunggal menyebutkan anaknya sudah menghilang sejak 7 Desember 2022 sekira pukul 10.00 WIB. Penculikan M dilaporkan ke Polres Metro Jakpus pada 9 Desember 2022.

Kasus itu kemudian viral. Kejadian ini menjadi atensi pihak kepolisian. Sejumlah barang bukti berupa CCTV yang ada di sekitar lokasi dan keterangan saksi dikumpulkan. Pelaku dikenali dan diburu.

“Karena (pelaku) dua bulan atau tiga bulan terakhir sering terlihat makanya cukup tidak asing dan sering membelikan makanan juga,” kata Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Komarudin saat dihubungi, Minggu (18/12).

Polisi menemukan satu rekaman CCTV memperlihatkan sosok terduga pelaku saat bersama dengan korban. Selain CCTV, petugas juga telah memeriksa dua saksi yakni orang tua korban dan sopir bajaj. Namun, keterangan mereka belum membeberkan secara rinci sosok penculik.

“Kita sedang melakukan pengembangan karena saat ini CCTV yang kita dapat baru satu sementara di lingkungan sekitar. Kita carikan rangkaian peristiwa tersebut. Keterangan dari orang tua masih belum detail terkait ciri-ciri khusus yang bisa kita gambarkan,” ujar dia.(Metdeka.com)