posaceh.com, London – Hasil pertandingan Liga Premier Inggris pada Jumat (27/12/2024) malam sampai Sabtu (28/12/2024) dinihari WIB menunjukkan poin berbeda. Arsenal berhasil meraih poin penuh seusai mengalahkan Ipswich Town dengan skor tipis 1-0 dan satu-satunya gol The Gunners dicetak Kai Havertz menit ke-23.
Melawan Ipswich merupakan pertandingan pertama Arsenal bermain tanpa pemain bintang mereka, Bukayo Saka yang mengalami cedera dan sang pelatih Mikel Arteta memainkan Gabriel Martinelli sebagai penggantinya. Efek ketidakhadiran Bukayo Saka sangat terasa, lini depan Arsenal tidak segarang seperti biasanya.
Gabriel Jesus yang diharapkan bisa memberikan kontribusi tidak terlalu terlihat pada laga ini. Beruntung ada gol Kai Havertz dan lini belakang Arsenal tampil solid untuk membungkus tiga poin. Hasil ini membuat Arsenal naik ke posisi kedua klasemen sementara Liga Inggris dengan catatan 36 poin atau tertinggal enam poin dari Liverpool sebagai pemuncak klasemen.
Sedangkan Chelsea mengalami kekalahan 1-2 saat menjamu Fulham di Stamford Bridge pada laga pekan 18 Premier League 2024/2025, gol Cole Palmer menjadi bukti nyata bagaimana 2024 ini menjadi tahun yang luar biasa bagi sang pemain. Dalam pertandingan tersebut, Cole Palmer memperlihatkan kelasnya dengan pergerakan yang elegan di antara pertahanan Fulham.
Setelah menerima bola dan berbalik setengah putaran, Cole Palmer melewati dua gelandang Fulham sebelum dengan santai mengarahkan bola ke gawang dari tepi kotak penalti. Gerakannya seolah membuat Cole Palmer melayang di atas lapangan. Meski gol tersebut hanya menjadi hiburan dalam kekalahan 1-2 yang dialami Chelsea, ternyata itu malah menjadi momen bersejarah bagi Cole Palmer dan The Blues.
Gol tersebut merupakan gol ke-26 yang dicetak Cole Palmer di kompetisi Premier League pada sepanjang 2024. Itu juga menjadikannya pemain Chelsea dengan jumlah gol terbanyak dalam satu tahun kalendar di kompetisi domestik tersebut. Cole Palmer melampaui rekor Jimmy Floyd Hasselbaink, yang mencetak 25 gol pada 2001.
Selain itu, Cole Palmer juga mencetak lebih banyak gol dalam satu tahun kalendar dibandingkan legenda-legenda Chelsea lain, seperti Didier Drogba (22 gol, 2010), Diego Costa (21 gol, 2016), dan Frank Lampard (20 gol, 2005).
Dari 26 gol yang sudah dicetak Cole Palmer di Premier League sepanjang 2024, delapan di antaranya berasal dari titik penalti. Keahliannya dalam mengeksekusi penalti memang patut diacungi jempol.
Cole Palmer memegang rekor Premier League sebagai pemain dengan jumlah penalti terbanyak tanpa pernah gagal. Keberaniannya dalam momen-momen krusial menjadi aset penting bagi Chelsea.(Muh/*)
