posaceh,com, Banda Aceh – Pertandingan lanjutan pekan ke-16 Grup A Liga 2 Indonesia 2024/2025, mempertemukan empat tim pada Kamis (19/12/2024). Pertama, PSMS Medan menjamu Dejan FC di Stadion Baharuddin Siregar dan kedua, Persikabo 1973 melawan tamunya Sriwijaya FC di Stadion Pakansari, Bogor.
Dalam laga PSMS vs Dejan FC berlangsung sengit, bahkan menjurus keras sejak babak pertama dimulai. Kedua kesebelasan langsung saling beli serangan dan sejumlah pelanggaran terjadi, sehingga wasit harus mengeluarkan kartu kuning. Pada menit ke-17, pemain Dejan FC, Riski Ramadhan mendapat kartu kuning.
Lima menit kemudian atau menit ke-22, giliran pemain PSMS, Mohammad Helmiawan mendapat kartu kuning. Pada menit ke-26, pemain Dejan FC, Ade Suryana terkena kartu kuning dan menit ke-40, pemain PSMS, Rachmad Hidayat juga diberi kartu kuning. Di tengah-tengah ketatnya, pertandingan, Dejan FC berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-41 melalui tendangan keras Rakha Sabir, skor berubah menjadi 1-0.
Sampai wasit meniup pluit tanda berakhirnya pertandingan, skor tetap berubah untuk keunggulan Dejan FC 1-0. Memasuki babak kedua, PSMS Medan langsung menggencarkan serangan ke area pertahanan Dejan FC untuk menyamakan kedudukan, alhasil pemain bertahan Dejan FC, Rakha Sabir melakukan pelanggaran di area terlarang, sehingga wasit menunjuk titik putih.
Eksekutor, Juninho berhasil melakukan tugasnya menjebol gawang Dejan FC pada menit ke-59 dan skor berubah menjadi sama, 1-1. Pemain PSMS yang mulai mendapat kepercayaan kembali, terus menggempur pertahanan Dejan FC untuk meraih kemenangan. Sebelumnya, saat melawan Persiraja, PSMS Medan kalah 2-1,
Pertandingan terus berlanjut dengan intensitas tinggi, kedua tim saling membalas serangan untuk mengamankan posisi masuk 8 besar. Sepanjang babak kedua, Dejan FC dan PSMS Medan sama-sama mengganti lima pemain, dan empat kartu kuning dikeluarkan wasit, satu untuk PSMS dan tiga untuk Dejan FC, sehingga sepanjang laga, wasit mengeluarkan delapan kartu kuning, menunjukkan betapa kerasnya pertandingan.
Tetapi, sampai babak kedua berakhir, tidak ada gol yang tercipta dan keduanya berbagi angka sama, 1 poin. Namun, PSMS Medan bersiap-siap menerima sanksi dari Komisi Disiplin PSSI atas banyaknya kartu kuning yang dikeluarkan wasit, termasuk saat melawan Persiraja, lima kartu kuning juga keluar.
Dalam pertandingan lainnya, Persikabo 1973 melawan Sriwijaya FC di Stadion Pakansari Bogor berakhir kacamata, 0-0, sehingga kedua tim juga berbagi angka sama, 1 poin. Laga penentuan bagi Persikabo 1973 ini untuk bisa keluar dari papan bawah klasemen berlangsung keras dan juga menjurus kasar. Pada babak pertama, pemain Sriwijaya FC mendapat kartu kuning pada menit 45+1.
Pada babak kedua, wasit mengeluarkan tiga kartu kuning, dua untuk Persikabo 1973 dan satu untuk Sriwjaya FC. Bahkan, seorang pemain Persikabo 1973, Syamsul Rifai mendapat kartu merah pada menit 90+6. Sehingga, sepanjang laga papan bawah ini, empat kartu kuning dan satu kartu merah dikeluarkan wasit, menunjukkan kerasnya pertandingan.
Dengan hasil imbang ini, maka PSMS Medan tidak beranjak dari posisinya di peringkat keempat klasemen sementara Grup A dengan 23 poin. Sedangkan, Dejan FC dipastikan gagal melaju ke babak 8 besar Liga 2 musim ini. Klub Ibu Kota Jakarta ini, Dejan FC mengoleksi 17 poin hasil dari empat kemenangan dan lima kali imbang dalam 14 pertandingan.
Sementara itu, posisi Persiraja di puncak Grup A klasemen sementara Liga 2 masih belum tergoyahkan dengan 27 poin. Persiraja akan melakoni laga kandang melawan Persikota pada Jumat (20/12/2024) malam, pukul 20.30 WIB. Jika menang, maka Tim Lantak Laju ini meraih 30 poin, sehingga makin menjauh dari pesaingnya, PSKC Cimahi yang mengoleksi 24 poin dan jika seri, Persiraja mengumpulkan 28 poin dan juga tetap tidak tergoyahkan, karena Persikota baru mengumpulkan 20 poin.(Muh)
Klasemen Sementara Grup A Liga 2
1. Persiraja 27
2. PSKC Cimahi 24
3. PSPS Pekanbaru 23
4. PSMS Medan 23
5. Persikota Tangerang 20
6. Bekasi City 19
7. Dejan FC 17
8. Sriwijaya 11
9. Persikabo 5
