Daerah

Harumkan Nama Aceh Tenggara, Muhammad Rifqi Lolos Grand Final OLPAIN Nasional 2026

16
Kepala SMP Negeri 1 Kutacane, Mukhlis, S.Ag., M.Pd., menyampaikan kebanggaannya atas keberhasilan Muhammad Rifqi melaju ke Grand Final OLPAIN ke-5 Tahun 2026. FOTO/AKBAR

posaceh.com, Kutacane – Prestasi membanggakan ditorehkan Muhammad Rifqi, siswa SMP Negeri 1 Kutacane, Kabupaten Aceh Tenggara. Ia berhasil melaju ke babak Grand Final Olimpiade Pendidikan Agama Islam Nasional (OLPAIN) ke-5 Tahun 2026 dan akan mewakili Provinsi Aceh dalam kompetisi tingkat nasional di Lampung.

Rifqi dijadwalkan mengikuti babak final pada 23–25 November 2026 di Universitas Islam An Nur Lampung. Keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan bagi keluarga besar SMPN 1 Kutacane sekaligus mengharumkan nama Aceh Tenggara di tingkat nasional.

Berdasarkan informasi hasil seleksi, sebanyak 18 pelajar asal Aceh berhasil melaju ke babak grand final. Mereka terdiri atas enam siswa sekolah dasar (SD), lima siswa sekolah menengah pertama (SMP), serta tujuh siswa sekolah menengah atas (SMA/SMK).

Ke-18 pelajar tersebut lolos setelah mengikuti seleksi berjenjang yang berlangsung sejak Mei hingga Oktober 2026. Mereka selanjutnya akan bersaing dengan seratusan finalis dari berbagai daerah di Indonesia untuk meraih prestasi terbaik dalam ajang tersebut.

Kepala SMP Negeri 1 Kutacane, Mukhlis, S.Ag., M.Pd., mengungkapkan rasa syukur dan bangga atas pencapaian anak didiknya. Menurutnya, keberhasilan Rifqi menjadi salah satu bukti bahwa pembinaan siswa dan upaya peningkatan mutu pendidikan di sekolah mulai membuahkan hasil.

Muhammad Rifqi, siswa SMP Negeri 1 Kutacane, Kabupaten Aceh Tenggara, yang berhasil lolos ke Grand Final Olimpiade Pendidikan Agama Islam Nasional (OLPAIN) ke-5 Tahun 2026 dan akan mewakili Provinsi Aceh di tingkat nasional, November mendatang. FOTO/AKBAR

“Alhamdulillah, prestasi ini sangat membanggakan bagi keluarga besar SMP Negeri 1 Kutacane. Selama kurang lebih delapan bulan saya bertugas, berbagai capaian mulai terlihat. Ini tidak terlepas dari kerja sama kepala sekolah, dewan guru, orang tua, serta seluruh staf dan pegawai,” ujar Mukhlis saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (21/10/2026).

Ia menjelaskan, sekolah terus berupaya mengembangkan potensi peserta didik melalui pembinaan berkelanjutan, baik dalam bidang akademik maupun keagamaan. Upaya tersebut bertujuan melahirkan generasi berprestasi, berkarakter, serta mampu memahami dan mengamalkan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari.

Menghadapi persaingan di tingkat nasional, Mukhlis berharap Rifqi dapat memanfaatkan waktu yang tersisa untuk mematangkan persiapan dan memperdalam materi. Ia juga mengharapkan dukungan pemerintah daerah serta berbagai pihak agar siswanya mampu tampil maksimal dan meraih hasil terbaik.

“Kami sangat bangga dengan prestasi ananda Muhammad Rifqi. Semoga capaian ini dapat dipertahankan dan ditingkatkan. Kami berharap dukungan pemerintah daerah agar ananda dapat meraih prestasi gemilang, bahkan menjadi juara di tingkat nasional,” katanya.

Bagi SMPN 1 Kutacane, keberhasilan tersebut bukan sekadar pencapaian individu, melainkan juga menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus belajar, mengasah kemampuan, dan berani mengikuti kompetisi sesuai potensi masing-masing.

Pihak sekolah berharap perjuangan Rifqi di babak grand final dapat membuahkan hasil membanggakan. Dukungan sekolah, orang tua, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan menjadi penyemangat baginya untuk memberikan yang terbaik sekaligus membawa nama SMPN 1 Kutacane, Kabupaten Aceh Tenggara, dan Provinsi Aceh semakin dikenal di tingkat nasional. (Akbar)

Exit mobile version