News

Disdikbud Kota Banda Aceh Gelar Pelatihan Penyusunan Kurikulum Diniyah SD dan SMP

23
Wali Kota Banda Aceh, Illiza Saaduddin Djamal sampaikan sambutan sekaligus membuka Pelatihan Penyusunan Kurikulum Pendidikan Diniyah jenjang SD dan SMP di Aula Tekkomdik Banda Aceh, Senin (06/07/2026). FOTO/BEDU SAINI

* Dibuka Waki Kota

posaceh.com, Banda Aceh – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Banda Aceh menggelar pelatihan penyusunan Kurikulum Pendidikan Diniyah untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang berlangsung di Aula Tikkomdik, Senin (6/7/2026), dan dibuka oleh Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal.

Dalam sambutannya, Wali Kota Illiza Sa’aduddin Djamal menegaskan pentingnya penguatan pendidikan agama sebagai fondasi dalam membentuk generasi yang berakhlak mulia, memahami Al-Qur’an, serta mampu mengamalkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.

Wakil Ketua DPRK Banda Aceh, Dr Musriadi Aswad MPd menyampaikan sambutan pada acara Pelatihan Penyusunan Kurikulum Pendidikan Diniyah jenjang SD dan SMP di Aula Tekkomdik Banda Aceh, Senin (06/07/2026). FOTO/BEDU SAINI

Menurutnya, di tengah berbagai tantangan sosial, termasuk munculnya paham radikalisme dan terorisme, pemahaman agama yang benar menjadi salah satu benteng utama bagi generasi muda. “Kurikulum ini sangat penting untuk memperkuat keimanan peserta didik. Harapan kita, generasi Banda Aceh mampu membangun kota yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur. Karena itu, pendidikan agama perlu terus diperkuat melalui penyempurnaan kurikulum yang sesuai dengan perkembangan zaman,” ujar Illiza.

Ia menjelaskan, program Pendidikan Diniyah telah berjalan sejak 2011. Oleh karena itu, kurikulum yang digunakan perlu dievaluasi, disesuaikan dengan kebutuhan saat ini, disosialisasikan kembali, serta didukung dengan rekrutmen guru yang memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.

Kadisdikbud Kota Banda Aceh, Sulaiman Bakri S.Pd M.Pd menyampaikan laporan panitina pada acara Pelatihan Penyusunan Kurikulum Pendidikan Diniyah jenjang SD dan SMP di Aula Tekkomdik Banda Aceh, Senin (06/07/2026). FOTO/BEDU SAINI

Illiza juga meminta seluruh peserta mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh agar menghasilkan kurikulum yang mampu melahirkan generasi Banda Aceh yang cerdas, berilmu, berakhlak, beradab, serta memiliki kepedulian sosial. Hal tersebut, katanya, sejalan dengan visi dan misi Pemerintah Kota Banda Aceh untuk mencetak generasi unggul dalam ilmu pengetahuan dan kokoh dalam iman serta takwa.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh, Sulaiman Bakri, S.Pd., M.Pd., mengatakan pelaksanaan Pendidikan Diniyah pada semester ini telah melalui sejumlah tahapan evaluasi. Pada Maret lalu, pihaknya telah melaksanakan seleksi dan evaluasi kinerja guru Pendidikan Diniyah dan guru tahfiz.

“Pelatihan penyusunan kurikulum ini merupakan bagian dari evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan Pendidikan Diniyah. Harapannya, kurikulum yang disusun dapat menjadi pedoman bagi seluruh guru Pendidikan Diniyah di SD dan SMP Kota Banda Aceh sehingga proses pembelajaran berjalan lebih baik, terarah, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” katanya.

Para peserta mengikuti Pelatihan Penyusunan Kurikulum Pendidikan Diniyah jenjang SD dan SMP di Aula Tekkomdik Banda Aceh, Senin (06/07/2026). FOTO/BEDU SAINI

Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua DPRK Banda Aceh, Dr. Musriadi, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa penyusunan Kurikulum Pendidikan Diniyah bukan sekadar memenuhi kebutuhan administratif, melainkan menjadi upaya strategis dalam menerjemahkan amanat qanun ke dalam proses pembelajaran yang sistematis, terarah, dan relevan dengan tantangan zaman.

Menurutnya, kurikulum yang disusun harus mencakup penguatan aqidah, akhlak, fikih dan ibadah, Al-Qur’an, hadis, sejarah kebudayaan Islam, doa-doa harian, pembiasaan ibadah, serta penanaman karakter Islami dalam kehidupan peserta didik.

Wali Kota Banda Aceh, Illiza Saaduddin Djamal foto bersama peserta Pelatihan Penyusunan Kurikulum Pendidikan Diniyah jenjang SD dan SMP di Aula Tekkomdik Banda Aceh, Senin (06/07/2026). FOTO/BEDU SAINI

Ia juga menekankan agar kurikulum disusun secara bertahap sesuai perkembangan usia anak, menggunakan metode pembelajaran yang aktif, menyenangkan, dan kontekstual. Pendidikan Diniyah, lanjutnya, tidak boleh hanya berorientasi pada hafalan, tetapi juga harus mampu membentuk sikap, perilaku, dan karakter peserta didik dalam kehidupan sehari-hari.

Wali Kota Banda Aceh, Illiza Saaduddin Djamal memberikan keterangan pers kepada media cetak dan elektronik usai membuka Pelatihan Penyusunan Kurikulum Pendidikan Diniyah jenjang SD dan SMP di Aula Tekkomdik Banda Aceh, Senin (06/07/2026). FOTO/ BEDU SAINI

Pelatihan penyusunan Kurikulum Pendidikan Diniyah jenjang SD dan SMP diikuti oleh guru-guru Pendidikan Diniyah dari berbagai sekolah di Kota Banda Aceh. Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber Said Muniruddin dari Rector The Suficademic Supertraining serta Prof. Dr. Rahma Johar dari Universitas Syiah Kuala (USK).(Hadi)

Exit mobile version