Pendidikan

Disdikbud Aceh Besar Susun Raqan Satu Gampong Satu Hafidz dan SPT

1795
FOTO/ PROKOPIM ACEH BESAR Kadisdikbud Aceh Besar Dr Silahuddin MAg membuka kegiatan penyusunan Rancangan Qanun Satu Gampong Satu Hafidz dan Rancangan Qanun Sistem Pendidikan Terpadu (SPT) di aula Dekranasda Aceh Besar, Kecamatan Ingin Jaya, Senin (21/6/2021).

posaceh.com, Kota Jantho – Pemerintah Kabupaten Aceh Besar melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menggelar penyusunan Rancangan Qanun (Raqan) Satu Gampong Satu Hafidz, kegiatan Fokus Group Discusion (FGD), dan Raqan Sistem Pendidikan Terpadu (SPT) di Aula Gedung Dekranasda Aceh Besar, Gampong Gani, Kecamatan Ingin Jaya, Senin (21/6/2021).

 

Hadir dalam kegiatan itu, Plt Kadis Syariat Islam Aceh Besar Rusdi SSos MSi, Ketua MPD Aceh Besar Prof Dr H Mustanir, Kabag Hukum Setdakab Aceh Besar Jony Marwan SH MSi MH, Anggota DPRK Rahmat Aulia SPdI, unsur kepala sekolah, dan tokoh-tokoh masyarakat.

 

Kadisdikbud Aceh Besar Dr Silahuddin MAg menjelaskan, kedua Raqan tersebut sangat penting untuk mempersiapkan generasi muda Islam yang ber-Imtaq dan ber-Iptek untuk kemajuan Kabupaten Aceh Besar.

Diharapkannya, semua pihak mendukung kedua Raqan ini, karena sangat berguna demi mewujudkan generasi muda yang islami, berakhlakul karimah, disiplin, dan selalu giat menuntut ilmu.

 

Kehadiran dan kontribusi para keuchik, perangkat gampong, dan tokoh masyarakat juga sangat strategis untuk mempersiapkan dan menyukseskan Program Satu Gampong Satu Hafidz.

 

Demikian juga dengan Raqan SPT, terang Kadisdikbud Aceh Besar, program ini mendapat respons yang baik dari semua stakeholder. Sebab, program SPT merupakan kegiatan pembelajaran yang meliputi kegiatan pembiasaan budaya islami, praktik ibadah harian, pembelajaran teori secara klasikal, pembelajaran tajwid dan hafalan Al-Quran yang diselenggarakan secara terpadu dengan sistem pendidikan nasional yang diterapkan pada satuan-satuan pendidikan di Aceh Besar.

 

Sementara itu, Prof H Mustanir Yahya menilai, kedua Raqan yang sedang dibahas tersebut sangat bermanfaat. Untuk itu, mesti didukung oleh semua masyarakat Aceh Besar sehingga lahirnya satu gampong satu hafidz dan terselenggaranya Sistem Pendidikan Terpadu yang baik di Kabupaten Aceh Besar. “Saya kira, kedua Raqan ini sangat baik dan perlu dukungan kita bersama,” kata Guru Besar Universitas Syiah Kuala ini.(Rezha/Rel).

Exit mobile version