Pemkab Aceh Besar

Dinas Syariat Islam Aceh Besar Gelar Pelatihan Fardhu Kifayah

1143
×

Dinas Syariat Islam Aceh Besar Gelar Pelatihan Fardhu Kifayah

Sebarkan artikel ini
Tgk Abdul Rahim, menyampaikan materi terkait tata cara tajhiz mayat, serta tausiah kematian, pada Pelatihan Penyelenggaraan Fardhu Kifayah Tajhizul Mayit, yang digelar Dinas Syariat Islam Aceh Besar, di Hotel Madinatul Zahra, Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar, Senin (19/8/2024). FOTO/ MAMAD

posaceh.com, Kota Jantho — Dinas Syariat Islam Kabupaten Aceh Besar menyelenggarakan Pelatihan Penyelenggaraan Fardhu Kifayah atau Tajhizul Mayit, di Hotel Madinatul Zahra, Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar, Senin (19/8/2024).

Pelatihan yang diikuti oleh yang diikuti oleh 106 peserta dari dua angkatan, yakni 53 peserta berasal dari Kecamatan Kuta Malaka sebagai bagian dari angkatan pertama, dan 53 peserta lainnya dari angkatan kedua yang berasal dari Nahdlatul Ulama (NU) Aceh Besar. Pemateri pada pelatihan tersebut dilakukan oleh Tgk Abdul Rahim, yang menyampaikan materi terkait tata cara tajhiz mayat, serta tausiah kematian.

Para peserta mengikuti Pelatihan Penyelenggaraan Fardhu Kifayah Tajhizul Mayit, yang digelar Dinas Syariat Islam Aceh Besar, di Hotel Madinatul Zahra, Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar, Senin (19/8/2024).
FOTO/ MAMAD

Kepala Dinas Syariat Islam Kabupaten Aceh Besar, Rusdi, S.Sos., M.Si., menjelaskan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman yang mendalam tentang tata cara pelaksanaan fardhu kifayah, khususnya dalam tajhiz mayat, kepada masyarakat Aceh Besar.

“Kegiatan ini sangat penting dalam rangka meningkatkan kemampuan masyarakat dalam melaksanakan tajhizul mayit sesuai dengan tuntunan syariat Islam. Kita berharap, para peserta dapat menerapkan ilmu yang didapat dalam pelatihan ini di lingkungan mereka masing-masing,” ujar Rusdi.

Pelatihan ini diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat pengetahuan dan kesadaran umat Islam di Aceh Besar tentang pentingnya fardhu kifayah, khususnya dalam penanganan jenazah, yang merupakan salah satu kewajiban kolektif dalam masyarakat.(Wahyu Desmi)