News

Dinas Sosial Aceh Besar Salur Bantuan untuk Korban Kebakaran di Indrapuri

2266
×

Dinas Sosial Aceh Besar Salur Bantuan untuk Korban Kebakaran di Indrapuri

Sebarkan artikel ini
FOTO/ DOK DINSOS ACEH BESAR Kadis Sosial Aceh Besar, Bahrul Jamil SSos MSi, didampingi sejumlah pejabat lainnya, menyerahkan bantuan masa panik kepada Latifah (65), korban kebakaran di Lampupok Raya, Kecamatan Indrapuri, Aceh Besar, Jumat (30/10/2020).

posaceh.com, Kota Jantho – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar melalui Dinas Sosial (Dinsos) Aceh Besar, menyalurkan bantuan masa panik untuk korban kebakaran di Gampong Lampupok Raya, Kecamatan Indrapuri, Aceh Besar, Jumat (30/10/2020).

Bantuan masa panik tersebut berupa sembako dan beberapa jenis barang lainnya diserahkan Kadis Sosial Aceh Besar, Bahrul Jamil SSos MSi, kepada Latifah (65) korban kebakaran

Penyerahan bantuan itu turut disaksikan anggota DPRK Aceh Besar dari Dapil I yaitu
Hanifullah (PKS), Zulfikri (Partai Aceh), dan Nabhani Pak Bhen (Gerindra), serta Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Dinsos Aceh Besar, Niradiana SSTP, perwakilan BPBD Aceh Besar, Muspika Indrapuri, anggota Tagana, dan tenaga kerja tenaga kesejahteraan sosial kecamatan (TKSK) setempat.

Kadis Sosial Aceh Besar, Bahrul Jamil, usai menyerahkan bantuan kepada media ini mengungkapkan, rumah panggung berkonstruksi kayu milik Latifah ludes terbakar pada Kamis (29/10/2020) sekitar pukul 23.50 WIB. Dimana selama ini rumah tersebut dihuni Latifah bersama enam anggota keluarganya.

Menurut Bahrul Jamil, pertama kali petugas piket pemadam BPBD Aceh Besar Pos Sibreh menerima informasi dari perangkat Gampong Lampupok Raya bahwa satu rumah di gampong itu sedang dilalap api.
“Begitu menerima informasi itu, petugas langsung bergerak ke lokasi,” ungkap Kadis Sosial Aceh Besar yang akrab disapa BJ, ini.

Saat kejadian, sambung BJ, rumah itu dalam kondisi kosong karena pemiliknya sedang menghadiri ceramah agama dalam rangeland Maulid Nabi Muhammad SAW di masjid desa setempat yang berjarak sekitar 200 meter dari lokasi kejadian.

“Dalam kejadian tersebut, api juga sempat memangsa rumah permanen di sampingnya. Rumah itu ternyata rumah bantuan untuk Latifah yang baru selesai dibangun dan belum ditempatinya,” jelas Bahrul Jamil.

Soal penyebab kebakaran, BJ mengatakan, dugaan sementara, rumah Latifah terbakar akibat korsleting listrik. Namun, sambungnya, penyebab pastinya masih dalam penyelidikan pihak berwajib.

Untuk memadamkan api yang membakar rumah Latifah, menurut Bahrul Jamil, BPBD Aceh besar mengerahkan tiga mobil pemadam kebakaran ke lokasi dengan delapan petuga pemadam dan dua personel Pusdalops BPBD Aceh besar. Pemadaman itu turut dibantu oleh anggota Koramil dan Polsek setempat.

Setiba di lokasi, kata BJ, petugas langsung memadamkan api yang melalap rumah di tengah pemukiman tersebut. “Di lokasi kejadian juga hadir personel Dinsos Aceh Besar dan anggota Tagana untuk mendata kerugian korban dan ikut mendampingi penyaluran bantuan panik,” tandasnya.

“Sedangkan petuga PT PLN langsung memutuskan arus listrik untuk keamanan proses pemadaman.
Pemadaman dan pendinginan rumah yang terbakar itu baru selesai dilakukan petugas pada pukul 23.58 WIB. Kemudian, polisi langsung memasang garis pembatas (police line),” demikian Kadis Sosial Aceh Besar, Bahrul Jamil SSos MSi. (Rezha/Ril)