Pemkab Aceh Besar

Dinas Pertanian Aceh Besar dan FKH USK Gelar Pelayanan Kesehatan Hewan di Kuta Baro

17
Suasana pemberian obat cacing dan vitamin kepada sapi milik masyarakat pada pengabdian masyarakat yang digelar Dinas Pertanian Aceh Besar dan FKH USK, di Kecamatan Kuta Baro, Aceh Besar, Senin (26/10/2026). FOTO/ ROJA

posaceh.com, Kota Jantho – Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Besar bersama Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Syiah Kuala (USK) melaksanakan pengabdian kepada masyarakat berupa pelayanan kesehatan hewan ternak di Kecamatan Kuta Baro, Aceh Besar, Senin (26/10/2026).

Kegiatan tersebut difokuskan pada pemberian obat cacing dan vitamin kepada sapi milik masyarakat guna menjaga kesehatan ternak serta mendukung produktivitas peternakan.

Kegiatan yang berlangsung di Gampong Cot Lamme, Lam Bunot Paya, dan Leupung Mesjid itu merupakan bagian dari rangkaian peringatan Milad USK dan Milad FKH USK. Program tersebut melibatkan Dinas Pertanian Aceh Besar melalui Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan bersama civitas akademika FKH USK.

Kepala Dinas Pertanian Aceh Besar, drh Ade Kurniawan Abdy, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi sangat penting dalam meningkatkan pelayanan kesehatan hewan sekaligus memberikan manfaat langsung kepada para peternak.

Foto bersama pada pengabdian masyarakat yang digelar Dinas Pertanian Aceh Besar dan FKH USK, di Kecamatan Kuta Baro, Aceh Besar, Senin (26/10/2026). FOTO/ ROJA

Ia mengatakan, kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk sinergi dalam mendukung pemeliharaan kesehatan ternak masyarakat. Pemberian obat cacing dan vitamin diharapkan membantu menjaga kondisi kesehatan sapi sehingga dapat mendukung pengembangan usaha peternakan di Aceh Besar.

“Kami berharap kerja sama yang baik antara Dinas Pertanian Aceh Besar dan FKH USK dapat terus terjalin dan berkelanjutan. Kolaborasi seperti ini sangat bermanfaat karena memberikan pelayanan kesehatan hewan secara langsung kepada masyarakat sekaligus mendukung peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam pemeliharaan ternak,” ujar Ade.

Ia juga berharap kegiatan pengabdian masyarakat tersebut tidak berhenti pada pelaksanaan program dalam rangka milad, tetapi dapat dikembangkan menjadi kegiatan berkelanjutan melalui pembinaan di desa-desa yang menjadi sasaran pelayanan.

“Keterlibatan mahasiswa kedokteran hewan dalam kegiatan lapangan juga memberikan nilai tambah, terutama sebagai sarana penerapan ilmu pengetahuan sekaligus pengalaman praktis dalam memberikan pelayanan kesehatan hewan kepada masyarakat,” ungkapnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Dekan FKH USK, Prof Dr drh Nuzul Asmilia MSi, Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) USK, Prof Dr Taufiq C Dawood SE MEc Dev, Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Uzir SPt MSi, serta Camat Kuta Baro, Zahrul Fuadi SE MM.

Melalui kegiatan tersebut, masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan hewan secara langsung, sementara mahasiswa mendapatkan kesempatan menerapkan ilmu yang dipelajari selama perkuliahan dalam kondisi nyata di lapangan.

Sinergi antara Dinas Pertanian Aceh Besar dan FKH USK diharapkan terus diperkuat agar pelayanan kesehatan hewan semakin menjangkau peternak, pengetahuan masyarakat tentang pemeliharaan ternak meningkat, serta sektor peternakan di Aceh Besar dapat berkembang secara berkelanjutan.(Why)

Exit mobile version