posaceh.com, Kota Jantho — Rangkaian kegiatan cabang tilawah mewarnai pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-35 tingkat Kabupaten Aceh Besar di arena utama Lapangan Kemukiman Bung Cala, Kecamatan Kuta Baro, Senin (26/10/2026). Kegiatan hari ini meliputi perlombaan golongan anak-anak, pengambilan maqra’ golongan remaja, hingga penampilan golongan dewasa pada malam hari.
Kepala Dinas Syariat Islam (DSI) Kabupaten Aceh Besar, Rusdi, S.Sos., M.Si., menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan tersebut dilaksanakan secara bertahap sesuai jadwal masing-masing golongan.
“Untuk agenda hari ini, peserta golongan anak-anak mengikuti perlombaan sejak pagi dan dilanjutkan kembali pada siang hingga sore hari. Setelah itu, kegiatan berlanjut dengan pengambilan maqra’ golongan remaja, sedangkan penampilan golongan dewasa dijadwalkan pada malam hari,” ujar Rusdi.
Musabaqah tilawah golongan anak-anak berlangsung sejak pagi hingga menjelang siang dengan peserta bernomor TQ 116 hingga TQ 132. Perlombaan kemudian dilanjutkan pada siang hingga sore hari, termasuk setelah waktu Asar, dengan peserta bernomor TQ 133, 134, 135, 136, 137, 139, 141, 142, dan 143. Secara keseluruhan, golongan anak-anak diikuti sebanyak 25 peserta.
Setelah rangkaian perlombaan golongan anak-anak, kegiatan dilanjutkan dengan pengambilan maqra’ bagi 20 peserta tilawah golongan remaja. Para peserta tersebut memiliki nomor TQ 201 hingga TQ 211 serta TQ 213 hingga TQ 221.
Sementara itu, pada malam hari, musabaqah tilawah golongan dewasa dijadwalkan diikuti tujuh peserta dengan nomor TQ 308 hingga TQ 314.
Rusdi berharap seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan para peserta dapat mengikuti setiap tahapan perlombaan dengan baik serta menampilkan kemampuan terbaik mereka.
“Kami berharap seluruh rangkaian perlombaan berjalan lancar sesuai jadwal dan seluruh peserta dapat tampil maksimal,” harapnya.
Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan MTQ ke-35 Aceh Besar Tahun 2026 sekaligus memberikan kesempatan kepada para peserta dari berbagai golongan untuk menunjukkan kemampuan membaca Al-Qur’an sesuai kaidah dan ketentuan musabaqah.(Rinaldi)
