Pemkab Aceh Besar

Di Balik Peresmian Kampung Nelayan, Bupati Aceh Besar dan Wamen PKP Bahas Khusus Program Perumahan

26
×

Di Balik Peresmian Kampung Nelayan, Bupati Aceh Besar dan Wamen PKP Bahas Khusus Program Perumahan

Sebarkan artikel ini
Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris Bersama Wamen PKP Fahri Hamzah dan Wali Kota Sabang H. Zulkifli H. Adam menghadiri agenda peresmian master plan Kampung Nelayan Merah Putih di Gampong Mata Ie, Kabupaten Aceh Jaya, Sabtu (25/04/2026). FOTO/ M HERIZAL 

posaceh.com, Kota Jantho — Di balik agenda peresmian master plan Kampung Nelayan Merah Putih di Gampong Mata Ie, Kabupaten Aceh Jaya, terselip pertemuan khusus antara Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris yang akrab disapa Syech Muharram dengan Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Republik Indonesia, Fahri Hamzah, yang membahas penguatan program perumahan rakyat.

Bupati Aceh Besar memenuhi undangan khusus dari Wamen PKP RI bersama Anggota DPR RI, Prof. Rokhmin Dahuri, sekaligus menghadiri peresmian kawasan permukiman nelayan di Kabupaten Aceh Jaya, Sabtu (25/04/2026). Namun, di luar rangkaian seremoni, keduanya memanfaatkan momentum untuk berdiskusi lebih mendalam terkait kebutuhan hunian layak bagi masyarakat Aceh Besar.

Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris Bersama Wamen PKP Fahri Hamzah menyaksikan melihat master plan Kampung Nelayan Merah Putih di Gampong Mata Ie, Kabupaten Aceh Jaya, Sabtu (25/04/2026). FOTO/ M HERIZAL

Dalam pembicaraan tersebut, Bupati Aceh Besar menekankan pentingnya dukungan pemerintah pusat terhadap pembangunan rumah rakyat serta program renovasi atau bedah rumah tidak layak huni di Kabupaten Aceh Besar. “Aceh Besar merupakan kabupaten penyangga ibu kota Provinsi Aceh. Saat ini kami melihat kebutuhan hunian layak masih cukup besar. Karena itu, dukungan dari pemerintah pusat sangat dibutuhkan agar program pembangunan dan perbaikan rumah masyarakat dapat berjalan lebih maksimal,” ujar Muharram Idris.

Syech Muharram juga menegaskan bahwa peningkatan kualitas permukiman menjadi salah satu kunci dalam mendorong kesejahteraan masyarakat. “Perbaikan kualitas hunian bukan hanya soal tempat tinggal, tetapi juga menyangkut kesehatan, kenyamanan, dan masa depan masyarakat. Ini harus menjadi perhatian bersama,” tambahnya.

Menanggapi hal itu Fahri Hamzah menyebut pemerintah pusat terus berupaya memperkuat kebijakan di sektor perumahan melalui pendekatan kolaboratif lintas kementerian dan pemerintah daerah. Ia menegaskan, berbagai langkah sedang diupayakan agar program perumahan rakyat dapat menjangkau lebih banyak masyarakat, termasuk di kawasan pesisir. “Kami terus mendorong sinergi antara pusat dan daerah agar program perumahan ini benar-benar tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat pusat dan daerah, termasuk jajaran direktur Kementerian PKP RI, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Aceh Taufik, Bupati Aceh Jaya Safwandi, serta Wali Kota Sabang H. Zulkifli H. Adam, yang bersama-sama mendorong percepatan pembangunan kawasan permukiman layak huni bagi masyarakat.(Zal)