Ekbis

Daihatsu Rocky Hybrid Tawarkan Konsumsi BBM 28,8 Km Per Liter

24
×

Daihatsu Rocky Hybrid Tawarkan Konsumsi BBM 28,8 Km Per Liter

Sebarkan artikel ini
Daihatsu Rocky e-Smart Hybrid menawarkan desain modern dengan teknologi hybrid untuk mendukung efisiensi bahan bakar. FOTO/DOK. Daihatsu

posaceh.com, Jakarta – Efisiensi bahan bakar menjadi salah satu pertimbangan ketika memilih kendaraan untuk digunakan sehari-hari, terutama bagi pengendara yang kerap melewati lalu lintas perkotaan.

Untuk mengakomodasi kebutuhan tersebut, mobil hybrid dapat menjadi pilihan karena menawarkan konsumsi bahan bakar yang lebih hemat.

Salah satu model yang hadir di segmen ini adalah Daihatsu Rocky e-Smart Hybrid.
Mobil hybrid pertama Daihatsu untuk pasar Indonesia tersebut menjadi salah satu produk yang ditampilkan pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026.

Rocky Hybrid mengandalkan teknologi e-Smart Hybrid dengan sistem hibrida seri.
Berbeda dengan sistem hybrid konvensional, roda Rocky Hybrid sepenuhnya digerakkan oleh motor listrik.

Sementara itu, mesin bensinnya berfungsi sebagai generator untuk menghasilkan listrik yang disalurkan ke baterai dan motor listrik.

Sistem tersebut memberikan sensasi berkendara layaknya mobil listrik tanpa mengharuskan penggunanya melakukan pengisian daya melalui sumber listrik eksternal.

Berdasarkan pengujian tim GridOto.com di rute dalam kota, Rocky Hybrid mampu mencatatkan konsumsi bahan bakar hingga 28,8 kilometer per liter.

Catatan tersebut membuat mobil ini dapat dipertimbangkan oleh konsumen yang membutuhkan kendaraan irit untuk menunjang mobilitas sehari-hari.

Dilengkapi Smart Pedal dan fitur keselamatan

Pengalaman berkendara Rocky Hybrid turut didukung fitur Smart Pedal atau S-PDL.

Catatan tersebut membuat mobil ini dapat dipertimbangkan oleh konsumen yang membutuhkan kendaraan irit untuk menunjang mobilitas sehari-hari.

Saat pedal diinjak, kendaraan akan berakselerasi. Sebaliknya, ketika pedal dilepas secara bertahap, kecepatan kendaraan akan berkurang melalui proses regenerative braking.

Proses tersebut mengubah energi kinetik saat kendaraan melambat menjadi energi listrik untuk mengisi kembali baterai hybrid.
Dengan fitur ini, pengemudi tidak perlu terlalu sering memindahkan kaki dari pedal akselerator ke pedal rem, terutama saat menghadapi lalu lintas perkotaan dengan pola stop-and-go.

Meski demikian, S-PDL tidak menggantikan fungsi pedal rem.
Pengemudi tetap perlu menggunakan pedal rem saat membutuhkan pengereman lebih kuat, berhenti total, maupun menghadapi kondisi darurat.

Pengemudi tetap perlu menggunakan pedal rem saat membutuhkan pengereman lebih kuat, berhenti total, maupun menghadapi kondisi darurat.

Sementara, pengunjung dapat melihat berbagai model tersebut sekaligus mengenal teknologi, layanan purnajual, dan pilihan kendaraan Daihatsu dalam satu area pameran.

Untuk mendapatkan informasi dan penawaran lebih lanjut, kunjungi Instagram @daihatsuind atau datang langsung ke booth Daihatsu di GIIAS 2026.(Muh/*)