News

Cerita WNI Keluar dari Zona Perang, 22 Hari Sembunyi di Bungker Ukraina

1742
×

Cerita WNI Keluar dari Zona Perang, 22 Hari Sembunyi di Bungker Ukraina

Sebarkan artikel ini
Sembilan WNI berhasil dievakuasi dari Ukraina. ©2022 Merdeka.com

posaceh.com, Medan – Sembilan warga negara Indonesia (WNI) yang sempat terjebak dan tertahan di Kota Chernihiv, Ukraina, akhirnya tiba di kampung halamannya di Kota Binjai dan Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Selasa (22/3). Iskandar yang merupakan salah seorang dari sembilan WNI itu pun menceritakan perjuangan mereka bersembunyi di dalam bungker selama 22 hari, saat terjadi invasi Rusia ke Ukraina.

“Saya setiap hari selalu memberikan kabar kepada Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) keadaan di lingkungan tempat kami bersembunyi. Saya memberi tahu di lingkungan sekitar kalau mendengar suara bom, mau besar atau tidak, tetap mengabarkan ke mereka. Bahkan jika ada genjatan senjata saya kabari,” kata Iskandar, Rabu (23/3/2022).

Setelah bersembunyi di dalam bungker, sembilan WNI akhirnya berhasil dievakuasi dari pabrik plastik tempat mereka bekerja. Mereka dievakuasi dari Chernihiv ke negara Polandia pada Minggu (20/3).

“Kami bisa dievakuasi empat tahapan Chernihiv ke Kiev. Lalu, dari Kiev ke Polandia,” ucap Iskandar.

Setelah berhasil dievakuasi dan dipulangkan ke kampung halamannya, sembilan WNI itu pun mengucapkan terima kasih kepada pemerintah.

“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Presiden Indonesia Joko Widodo, Menteri Luar Negeri, KBRI, dan semuanya yang telah membantu proses kepulangan kami,” pungkasnya.

Seperti diketahui, sembilan WNI itu terdiri dari enam warga Binjai dan tiga asal Langkat. Mereka adalah Iskandar, Muhamad Raga Prayuda, Muhamad Aris Wahyudi, Syahfitra Sandiyoga, Agus Alfirian, Rian Jaya Kusuma, Dedi Irawan, Zulham Ramadhan, dan Amri Abas. (merdeka.com)