posaceh.com, Kota Jantho – Masjid Asy-Syuhada Lampanah, Kecamatan Indrapuri, Aceh Besar, akan menggelar ceramah Maulid Nabi Muhammad SAW pada Sabtu 5 September 2026 malam. Dalam kegiatan tersebut, panitia menghadirkan Syekh Abdurrahman Saleh Jaber dari Jakarta sebagai penceramah.
Syekh Abdurrahman Saleh Jaber dikenal sebagai adik kandung almarhum Syekh Ali Jaber. Ia merupakan hafiz Al-Qur’an 30 juz bersanad serta dikenal aktif dalam kegiatan dakwah dan kajian Al-Qur’an dan hadis.
Ceramah Maulid Nabi tahun ini mengangkat tema “Jadikan Momen Maulid Nabi sebagai Momentum Hijrah Menuju Pribadi yang Lebih Baik Bersama Al-Qur’an.”
Kehadiran Syekh Abdurrahman Jaber di Lampanah merupakan bagian dari upaya pengurus dan panitia menghadirkan penceramah dari luar daerah untuk memberikan nuansa berbeda dalam peringatan Maulid Nabi tahun ini.
Imuem Syik Masjid Asy-Syuhada Lampanah, Tgk. Mukam Zahri, S.Ag., mengatakan, selama ini ceramah Maulid di masjid tersebut lebih banyak menghadirkan penceramah lokal dari Aceh. Namun, tahun ini pihaknya mencoba menghadirkan dai dari luar daerah yang memiliki pengalaman dakwah lebih luas.
“Ceramah Maulid di Masjid Lampanah setiap tahun dilaksanakan dengan menghadirkan penceramah lokal dari Aceh. Untuk tahun ini kita mencoba mendatangkan penceramah dari luar, bahkan yang memiliki pengalaman dakwah di tingkat internasional,” ujar Tgk. Mukam Zahri.
Menurutnya, pemilihan Syekh Abdurrahman Jaber juga mempertimbangkan kapasitasnya dalam bidang Al-Qur’an dan hadis serta aktivitas dakwah yang selama ini dijalankannya.
Selain dikenal sebagai hafiz Al-Qur’an 30 juz bersanad, Syekh Abdurrahman Jaber juga disebut aktif menyampaikan dakwah di berbagai masjid di Madinah dan sejumlah daerah di Indonesia. Ia juga melanjutkan aktivitas dakwah serta pengelolaan pesantren yang sebelumnya dirintis oleh almarhum Syekh Ali Jaber.
Tgk. Mukam Zahri menjelaskan, materi dakwah yang akan disampaikan diharapkan tidak hanya bersifat seremonial dalam rangka memperingati Maulid Nabi, tetapi juga mendorong jamaah untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
“Dalam penyampaian dakwahnya, Syekh Abdurrahman lebih menekankan bagaimana isi Al-Qur’an dipahami dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Karena itu, tema yang kita angkat tahun ini adalah menjadikan momentum Maulid sebagai momentum hijrah menuju pribadi yang lebih baik bersama Al-Qur’an,” jelasnya.
Sebelum menghadiri kegiatan Maulid di Lampanah, Syekh Abdurrahman Jaber bersama tim dakwahnya yang datang dari Jakarta dijadwalkan berada di Aceh beberapa hari untuk menjalankan agenda dakwah. Ia juga akan menyampaikan khutbah Jumat di Masjid Kompleks Pondok Pesantren Al-Manar, Cot Irie.
Sementara itu, panitia pelaksana telah mempersiapkan berbagai kebutuhan untuk menyukseskan kegiatan tersebut, termasuk pengaturan lokasi parkir kendaraan. Pengaturan parkir dilakukan dengan mempertimbangkan arahan dan koordinasi bersama unsur Muspika setempat guna mengantisipasi meningkatnya jumlah jamaah yang hadir.
Pengurus Masjid Asy-Syuhada Lampanah mengajak masyarakat untuk menghadiri ceramah Maulid Nabi tersebut. Kegiatan ini diharapkan menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam memperbaiki diri dan kehidupan sehari-hari.
Ceramah Maulid Nabi Muhammad SAW bersama Syekh Abdurrahman Saleh Jaber akan berlangsung di Masjid Asy-Syuhada Lampanah pada Sabtu malam, 5 September 2026. (Abrar)











