NewsPemko Banda Aceh

Cek Zainal Resmikan Rumah Dataku Kampung KB Cemara di Ulee Lheue

5327
Wakil Wali Kota Banda Aceh, Drs Zainal Arifin bersama Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Aceh Drs. Sahidal Kastri, MPd dan Kepala DP3AP2KB Cut Azharida, SH memotong pita sebagai tanda diresmikan Rumah Dataku Kampung KB di gampong Ulee Lheue, Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh, Jum'at, (24/9/2021).  FOTO/ ABDUL MUIZ

posaceh.com, Banda Aceh – Wakil Wali Kota Banda Aceh Drs H Zainal Arifin meresmikan Rumah Dataku Kampung KB Cemara di Gampong Ulee Lheu, Kecamatan Meuraxa Kota Banda Aceh, Jum’at, (24/9/2021).

 

Pada kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Drs Zainal Abidin atau akrab disapa Cek Zainal, mengatakan salah satu indikator keberhasilan keluarga berkualitas merupakan keluarga yang dekat dengan syariat Islam, karena menurutnya Islam mengatur kehidupan keluarga yang baik dan berkualitas. “Tentu saja jika kita mengacu kepada Syariat Islam dalam setiap sendiri kehidupan, keluarga akan berkualitas, karena kehidupan di dunia ini merupakan persiapan kehidupan di akhirat mendatang,” katanya.

Selanjutnya, Cek Zainal menjelaskan, bahwa program rumah dataku ini merupakan program yang sangat bagus, dengan adanya rumah data di kampung, segala data tentang kampung akan tersedia. “Rumah data ini menyediakan semua data yang ada di kampung, jadi ini program yang sangat bagus untuk pembangunan yang berkelanjutan,” ujarnya.

 

Menurutnya, kehadiran rumah data ini dapat membantu Pemerintah dalam pembangunan serta meningkatkan sumber daya manusia dan meningkatkan kesejahteraan warga. “Rumah data informasi kependudukan lebih akurat, tentu ini sangat membantu Pemerintah dalam pembangunan, jadi segala program pembangunan dan bantuan tepat sasaran by name by address,” lanjutnya.

Selain itu, menurut Cek Zainal, data tersebut dapat digunakan sebagai acuan tentang informasi Covid-19. Sejauh ini data lah yang menjadi acuan pembangunan, termasuk dengan Covid-19, data ini tentu akan membantu terkait informasi, berapa jumlah warga yang terpapar dan yang sembuh, sampai berapa banyak warga yang meninggal akibat Covid-19, dengan demikian kita bisa memetakan, setiap kebutuhan di kampung sesuai data tersebut,” ungkap Cek Zainal.

 

Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Aceh Drs. Sahidal Kastri MPd mengatakan, perkembangan itu terus maju, demikian pula dengan perkembangan penduduk. Oleh karenanya pertumbuhan harus dibarengi dengan kemajuan teknologi dan pola pikir yang cerdas serta hidup yang berkualitas. “Mudah-mudahan Kampung KB Cemara dan Rumah Data ini menjadi ikhtiar kita, agar anak-anak dan keluarga menjadi berkualitas, sehingga mampu melahirkan generasi yang sholeh dan sholehah.

Ia menjelaskan, sebenarnya Rumah Data merupakan rumah/tempat yang difungsikan sebagai pusat data dan intervensi permasalahan kependudukan yang mencakup sistim pengelolaan dan pemanfaatan data kependudukan di tingkat mikro mulai dari mengidentifikasi, mengumpulkan, memverifikasi, menganalisis, data yang bersumber dari, dan oleh masyarakat sebagai basis untuk intervensi pembangunan di kampung KB dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Dengan demikian keberadaan rumah data tidak bisa di lepaskan dari kampung KB. Posisi rumah data sangatlah strategis karena merupakan pusat semua penyajian data pembangunan di kampung kb baik fisik maupun non fisik,” terangnya.

 

Ia berharap, kehadiran Rumah Data di Kampung KB ini dapat menjadi aset yang dapat menjadi pijakan bagi perkembangan dan pembangunan Kampung KB Mandiri agar lebih Mandiri dan manfaat. “Mudah-mudahan warga paham terhadap pentingnya rumah data, rumah ini menjadi aset berharga yang harus dijaga dengan baik,” pungkasnya. (Muiz)

 

Exit mobile version