Daerah

Bupati Salim Fakhry Tekankan Disiplin dan Kinerja Kepala Sekolah untuk Perkuat Mutu Pendidikan

18
Bupati Aceh Tenggara H. M. Salim Fakhry bersama jajaran Disdikbud dan para kepala sekolah SD-SMP usai kegiatan pembinaan dan evaluasi di Aula SKB Aceh Tenggara, Jumat (11/9/2026).FOTO/AKBAR

posaceh.com, Kutacane – Bupati Aceh Tenggara H. M. Salim Fakhry menekankan pentingnya kedisiplinan, pengawasan dan peningkatan kinerja kepala sekolah sebagai bagian penting dalam memperkuat kualitas pendidikan di Kabupaten Aceh Tenggara.

Hal itu disampaikan Salim Fakhry saat memberikan arahan kepada para kepala sekolah jenjang SD dan SMP dalam kegiatan pembinaan dan evaluasi, di Aula Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Agara, Kutacane, Jumat (11/9/2026).

Dalam arahannya, Bupati meminta kepala sekolah meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas peserta didik selama jam pembelajaran. Ia menegaskan, siswa harus mengikuti proses belajar secara optimal dan tidak berkeliaran di luar lingkungan sekolah pada saat jam pelajaran berlangsung.
“Kepala sekolah memegang tanggung jawab besar dalam membina mutu pendidikan. Kedisiplinan harus menjadi komitmen bersama, baik bagi para guru maupun murid,” tegas Fakhry.

Selain persoalan kedisiplinan, Bupati juga mendorong para kepala sekolah memperkuat komunikasi dan sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara. Menurutnya, komunikasi yang baik diperlukan agar berbagai persoalan dan kendala pendidikan di lapangan dapat segera diketahui dan ditangani.

Ia secara khusus menginstruksikan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) untuk melakukan pemantauan secara berkala serta menampung laporan kinerja dari setiap satuan pendidikan.

Kepala Disdikbud Kabupaten Aceh Tenggara, Zulkifli, mengatakan kegiatan tersebut menjadi wadah pembinaan sekaligus evaluasi terhadap para kepala sekolah yang sebelumnya telah dilantik.
“Pendekatan langsung ini memudahkan pemerintah merespons dengan cepat berbagai kendala teknis dan keluhan yang dihadapi pihak sekolah,” ujar Zulkifli.

Menurutnya, peningkatan kualitas pendidikan juga terus didukung melalui pembenahan sarana dan prasarana sekolah. Sejumlah satuan pendidikan di Aceh Tenggara mulai menerima bantuan papan interaktif berupa smart TV dari pemerintah pusat secara bertahap.

Selain itu, program rehabilitasi gedung sekolah, baik yang terdampak bencana maupun melalui program reguler, terus dilaksanakan dengan memanfaatkan Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) serta sumber anggaran lainnya.

Mewakili para pendidik, Kepala SMP Negeri 2 Lawe Sigala, Abdul Sani, menyambut positif kegiatan tersebut. Menurutnya, ruang dialog secara langsung antara pemerintah dan kepala sekolah penting untuk menyatukan langkah dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

“Kedisiplinan adalah ruh bagi tenaga pendidik. Kami siap menjaga integritas dan rutin melaporkan perkembangan kegiatan sekolah,” tutur Abdul Sani.

Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran pejabat struktural Disdikbud Aceh Tenggara serta para kepala sekolah dari lima kecamatan, yakni Badar, Babussalam, Deleng Pokisen, Lawe Bulan, dan Darul Hasanah.

Evaluasi dan pembinaan serupa dijadwalkan terus berlanjut ke sejumlah wilayah kecamatan lainnya sebagai bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara memperkuat pengawasan, kedisiplinan, dan kualitas penyelenggaraan pendidikan di daerah. (Akbar)

 

Exit mobile version