Daerah

Bupati Mukhlis Lantik 173 Pejabat, Tekankan Kinerja dan Integritas Aparatur

27
×

Bupati Mukhlis Lantik 173 Pejabat, Tekankan Kinerja dan Integritas Aparatur

Sebarkan artikel ini
Pemerintah Kabupaten Bireuen kembali melakukan penyegaran birokrasi melalui pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan terhadap 173 ASN. FOTO/PEMDA BIREUEN

posaceh.com, Bireuen – Pemerintah Kabupaten Bireuen kembali melakukan penyegaran birokrasi melalui pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan terhadap 173 aparatur sipil negara (ASN), Jumat 26 Juni 2026, di Aula Setdakab Bireuen.

Pelantikan dipimpin langsung oleh Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, S.T.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari penataan organisasi pemerintahan agar roda pelayanan publik berjalan lebih efektif.

Selain mengisi sejumlah posisi yang kosong, pelantikan juga merupakan tindak lanjut atas rekomendasi yang telah diterbitkan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Ratusan pejabat yang dilantik berasal dari berbagai jenjang jabatan. Mereka terdiri atas pejabat administrator dan pengawas, pejabat fungsional, kepala UPTD puskesmas, hingga kepala UPTD Sanggar Kegiatan Belajar (SPNF SKB).

Prosesi pelantikan berlangsung khidmat dan turut disaksikan Wakil Bupati Bireuen Ir. H. Razuardi, M.T., para pejabat pimpinan tinggi pratama, pejabat administrator, serta para camat dari seluruh kecamatan di Kabupaten Bireuen.

Dalam arahannya, Bupati Mukhlis mengingatkan bahwa jabatan bukanlah bentuk penghargaan, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat. Karena itu, setiap pejabat diminta mampu menunjukkan kinerja terbaik sejak hari pertama bertugas.

Ia menegaskan seluruh proses mutasi dan pengisian jabatan dilakukan berdasarkan kompetensi, rekam jejak, serta kebutuhan organisasi.

Pemerintah Kabupaten Bireuen, katanya, tidak memberi ruang terhadap praktik jual beli jabatan maupun bentuk penyimpangan lainnya.

Menurut Mukhlis, keberhasilan seorang pejabat nantinya akan diukur melalui capaian kerja yang nyata. Evaluasi terhadap kinerja akan dilakukan secara berkala sebagai dasar pembinaan maupun penempatan jabatan berikutnya.

Bupati juga memberikan peringatan keras kepada seluruh ASN agar menjaga integritas.

Apabila ditemukan adanya pejabat yang terbukti memberikan atau menerima imbalan terkait jabatan, pemerintah daerah akan mengambil tindakan tegas, termasuk pencopotan dari jabatan tanpa kompromi.

Di akhir sambutannya, Mukhlis mengajak seluruh pejabat yang baru dilantik untuk memperkuat sinergi dalam mempercepat pembangunan daerah.

Menurutnya, Bireuen saat ini membutuhkan birokrasi yang tanggap, solid, dan mampu bekerja cepat, terutama dalam mempercepat pemulihan pascabanjir serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.(Muh/*)